PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Polrestabes Surabaya Salurkan Bantuan Uang Tunai Bagi PKL dan Warung

BST Polrestabes

Surabaya – Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) senilai Rp 1,2 juta untuk setiap penerima kembali disalurkan Polrestabes Surabaya, Minggu (24/10/2021). Kali ini sebanyak 4.500 warga Kota Suranaya mendapat BTPKLW.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Han., meninjau langsung kegiatan penyaluran BTPKLW yang diselenggarakan di gedung Bharadaksa Mapolrestabes Surabaya. Ndan Yusep, panggilan karibnya, menyapa dan berkomunikasi langsung dengan para penerima bantuan tersebut.

Ia memastikan penerima bantuan program BTPKLW sudah melalui tahap verifikasi. Proses pendataan dan verifikasi terang Ndan Yusep dilakukan anggota Bhabinkamtibas Polrestabes Surabaya di setiap Kelurahan.

“Verifikasi terkait apakah pernah mendapat bantuan atau belum sampai jenis dagangannya. Bukan hanya tentang kegiatan usahanya saja, namun verifikasi juga meliputi identitas calon penerima bantuan,” ungkapnya.

Masing-masing PKL dan warung yang memenuhi persyaratan kata Ndan Yusep mendapat bantuan uang tunai sebesar Rp 1,2 juta. Bantuan uang tunai ini jelas Ndan Yusep merupakan program bantuan dari Pemerintah Pusat yang teknis penyalurannya diamanahkan kepada jajaran TNI dan Polri.

“Semoga bermanfaat dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Lebih lanjut Ndan Yusep menambahkan untuk teknis penyaluran dilakukan dengan undangan terjadwal, terbagi menjadi beberapa sesi atau tahap. Tujuannya menurut Perwira Menengah Polri dengan tiga melati di pundak ini supaya menghindari kerumunan dan dalam pelaksanaan penyaluran bantuan tetap mematuhi protokol kesehatan mencegah penyebaran COVID-19.

Ibu Solikha, penjual nasi pecel salah satu penerima bantuan tersebut merasa bersyukur. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan Kepolisian yang peduli nasib usaha kecil yang terdampak pandemi COVID-19.

“Uang ini akan saya gunakan sebagai tambahan modal jualan,” pungkasnya. Info/red