PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Anak Usaha Wijaya Karya, Kuasai Produsen Motor Listrik Gesits

Gesits

Surabaya – Entitas Anak PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT WIKA Industri dan Konstruksi (Wikon) mengakusisi 10,66% atau setara 6.800 lembar saham produsen motor listrik, PT Gesits Technologies Indonesia (GTI) di PT Wijaya Karya Industri Manufaktur (WIMA). Melalui aksi koprporasi tersebut Wikon resmi menguasai 100% saham PT GTI.

Adapun WIMA merupakan perusahaan patungan manufaktur motor listrik Gesits antara Wikon dan PT GTI.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Kamis (30/9), Sekretaris Perusahaan WIKA, Mahendra Vijaya menjelaskan, untuk mengakuisisi 6.800 lembar saham atau setara 10,66% saham yang ditempatkan dan disetor di WIMA tersebut, Wikon menggelontorkan dana sebesar Rp 36,5 miliar.

Menurut Mahendra, transaksi jual-beli ini telah berlangsung pada 24 September 2021 lalu. “Usai transaksi ini, Wikon menjadi pemegang 100% saham WIMA,” jelasnya.

Gesits merupakan electric vehicle (EV) yang mengandalkan motor listrik bertenaga 6,7 dk dan torsi 30 Nm yang mendapat daya listrik dari baterai berkapasitas 1.396 Watt. Dalam keadaan penuh, motor bisa menjelajah hingga 50 km.

Wikon ekspor komponen otomotif ke Thailand

Setelah mengakuisisi saham PT GTI, Wikon juga kembali mengekspor 3.600 Set Roff Rack Otomotif ke Itochu, Thailand. Komponen mobil tersebut akan diaplikasikan pada bagian kerangka atap mobil Toyota Fortuner produksi Toyota Motor Thailand.

Mahendra menuturkan, kepercayaan Itochu kepada Wikon sebagai eksportir produk komponen mobil didasarkan atas jalinan kerja sama yang baik selama ini antara Wikon dan Itochu dalam melakukan product development design secara jangka panjang dan mengacu pada kualitas produk yang telah teruji dengan baik.

“Harapannya, ekspor ini menjadi tolok ukur optimisme Wikon dalam menghasilkan produk-produk part automotive berkualitas yang diakui dunia,” lanjut Mahendra.

Secara keseluruhan, rencana pengiriman komponen ini terbagi dalam enam batchBatch pertama, kedua dan ketiga, masing-masing dilaksanakan pada Maret , Mei, dan Juli 2021.info/red