PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Ada 245 Wisudawan Ikut Wisuda Universitas Ma Chung ke XI/2021

wisuda machung

Malang – Universitas Ma Chung Malang menggelar upacara wisuda ke XI program S1 secara virtual di kanal YouTube, pukul 9 pagi hingga selesai, Sabtu (12/9/21). Wakil Rektor Bidang Akademik Patrisius Istiarto Djiwandono melaporkan jumlah lulusan sebanyak 245 wisudawan.

Dengan rincian Fakultas Bahasa dan Seni meluluskan 21 sarjana, Fakultas Sains dan Teknologi meluluskan 134 sarjana, Fakultas Ekonomi dan Bisnis jumlah lulusan 90 orang. Dalam acara tersebut juga disebutkan prestasi terbaik yang diraih para wisudawan.

Secara umum hampir 83% lulusan Ma Chung mendapat pekerjaan setelah lulus. Mereka bekerja di instansi pemerintah, organisasi non profit, perusahaan swasta, wirausaha dan lainnya. Rata rata, 5 bulan sebelum lulus, mereka telah melamar kerja. Universitas Ma Chung memberi peluang bea siswa ke luar negeri kepada para mahasiswa.

Tahun 2020/2021 mahasiswa Ma Chung ada yang menempuh pendidikan di Mesir, Taiwan, USA, dan Korea Selatan. Demikian pula mahasiswa luar negeri belajar di Ma Chung yakni 3 mahasiswa asal Korsel belajar Bahasa Indonesia dan 1 mahasiswa Timor Leste belajar Bahasa Mandarin.

Rektor Universitas Ma Chung Murpin Josua Sembiring mengucapkan selamat kepada semua wisudawan angkatan 11. Rektor mengatakan upacara wisuda digelar secara virtual memasuki tahun kedua, demikian pula dengan perkuliahan juga dilaksanakan secara online, karena pandemi.

Rektor meminta para wisudawan tetap semangat walau momen wisuda digelar virtual. 1600 lebih lulusan Ma Chung yang sudah berkiprah di dalam maupun luar negeri sesuai filosofi Ma Chung yakni minum air ingat sumbernya. Dari mana keberhasilan bisa membalas budi baik kepada keluarga, almamater dan bangsa. Para lulusan diharapkan berkontribusi kepada kemajuan bangsa, tutur Rektor Ma Chung.

Masih sambutan Rektor, meminta para lulusan meneladani para pendiri Ma Chung sebagai pengusaha tangguh, berinovasi dan mengikuti perkembangan jaman dalam berbisnis.

Rektor mengucapkan juga terima kasih kepada pembina, pengawas dan pengurus Yayasan Harapan Bangsa Sejahtera serta bimbingan tim 9, sehingga Universitas Ma Chung terus berdiri tegak.

Tahun ini Universitas Ma Chung merasakan duka mendalam atas kepergian ketiga pendirinya yakni Bambang Gunawan pendiri Karoseri Morodadi Prima, Arif Harsono pendiri Samator Group, Sugeng Hendarto Ketua Pembina sekaligus Pendiri Utama Universitas Ma Chung juga pendiri PT Jangkar Pacifik, PT Panca Pilar Tangguh dan perusahaan lainnya, jelas Rektor Murpin.

Keluarga besar Ma Chung pun memberikan penghormatan dan apresiasi kepada Alm. Bapak Sugeng Hendarto yang telah berkontribusi terhadap pendidikan di Indonesia dengan mengubah nama gedung utama menjadi Bakti Persada Sugeng Hendarto Building.

Demikian pula yang disampaikan Ketua Yayasan Harapan Bangsa Sejahtera, Tee Teguh Kinarto, juga memberikan penghargaan setingginya kepada Alm. Sugeng Hendarto selaku pembina akademik Universitas Ma Chung.

“Beliau memberikan teladan kepada kita, mengajarkan makna berkomitmen, memegang teguh janji dan totalitas membesarkan Universitas Ma Chung,” tuturnya.

Walau kehilangan sosok panutan, yayasan tetap mendukung dan memberi arahan Universitas Ma Chung tetap berkarya mendidik pemuda Indonesia semakin tangguh dan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa, tutup Teguh Kinarto. Info/red