PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Dosen UK Petra Berhasil Buat Alat Pembunuh Virus

alat pembunuh virus

Surabaya,pustakalewi.com – Beberapa waktu yang lalu tepatnya hari Rabu, 18 Agustus 2021 mulai pukul 13.00 WIB berlokasi di Gedung Arjuna Kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII salah satu dosen UK Petra mendapatkan penghargaan. Felix Pasila, S.T., M.Sc., Ph.D., diberikan penghargaan sebagai Dosen Terpuji LLDIKTI Wilayah VII. Berikut profilnya

Dosen Program Studi Teknik Elektro UK Petra yang juga Kepala Sentra Inovasi dan Kewirausahaan (SIK) UK Petra ini mengaku kaget saat diinformasikan mendapat penghargaan. “Puji Syukur. Saya baru tahu sehari sebelumnya. Saya sangat senang sebab ada perubahan mindset penelitian harus berujung ke paten atau intellectual property dan implementasi ke masyarakat yang getol saya lakukan sejak tahun 2017 akhirnya membawa hasil recognition.”, ungkap Felix.

Felix mendapat penghargaan sebagai Dosen Inventif Terpuji yang diberikan oleh LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur. Hal ini diberikan atas kinerja Felix yang mampu menghasilkan 19 karya yang telah dipatenkan sejak tahun 2017-2020.

Penghargaan diberikan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA., bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-76. “Sesuai slogan slogan Kemerdekaan tahun ini yaitu Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh jadi kami memilih dan memberikan penghargaan kepada yang tangguh-tangguh agar memberikan inspirasi kepada yang lain. Kemudian dapat menumbuhkan kinerja teman-teman yang lain.”, urai Suprapto.

Tak hanya Felix yang menerima penghargaan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76, setidaknya ada lima dosen lainnya dengan jenis penghargaan yang berbeda-beda.

Sementara itu Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UK Petra yang mengatur SIK UK Petra itu menyatakan kebahagiaannya mendengar prestasi ini. “Tentu saja kami senang dan bangga. Semoga semakin banyak dosen UK Petra yang lebih memnafaatkan SIK UK Petra agar dapat difasilitasi untuk terus melakukan P2M, publikasi dan inovasi.”, urai Dr. Ribut Basuki, M.A.

Felix yang lahir di Kendari itu berbicara mengenai salah satu 19 karyanya yang telah dipatenkan tersebut. Salah satunya berjudul Alat Terapi Elektrik Untuk Membunuh Virus, yang di patenkan pada tahun 2021. Alat ini untuk membantu orang yang terpapar virus dengan ciri-ciri tanpa gejala. Caranya dengan mengeliminasi virus 10 centimeter dari mulut atau hidung.

dosen

“Alat terapi ini memiliki tiga fungsi. Pertama memberi terapi sauna hingga 60 derajat (proses oksidasi). Keudian memberikan herbal terapi (oksidasi) dan yang fungsi ketiga memberikan terapi inflamasi (antioksidan).”, rinci pria kelahiran Kendari itu.

Alat ini merupakan skema penelitian PTUPT tahun 2020. Felix menambahkan, ide muncul awal tahun 2020. Sudah ada prototype dan sudah diuji coba ke RSUD Bangkalan. Hingga kini alat tersebut telah ada lima prototype dan telah dicobakan ke lebih dari 10 orang.

“Harga jualnya sekitar 30 juta per unit untuk versi umum dan 15 juta untuk versi mobile. Di Surabaya kini sedang tahap proses uji coba. Hasilnya belum bisa diklaim secara klinis akan tetapi testimoni yang menggunakannya proses penyembuhan dari positif ke negatif menjadi lebih cepat.”, tutup Felix.  Info/red