PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Clippo, Inovasi Dosen dan Alumni UK Petra Untuk Satgas Covid-19

clippo ukp

Surabaya,pustakalewi.com – Tiga alumni dan seorang dosen prodi Teknik Elektro Universitas Kristen Petra (UK Petra) membuat alat penjepit pengeras suara pada masker (CLIPPO). Tujuan pembuatan Clippo yaitu untuk membantu satgas Covid-19 supaya lebih efisien melayani masyarakat. UK Petra akan memberikan Clippo kepada tenaga kesehatan dan tim vaksinator yang bertugas dalam kegiatan vaksinasi massal di Grand City Surabaya. Serah terima Clippo akan dilaksanakan pada Selasa, 3 Agustus 2021 di Convention Hall Grand City, Jl. Walikota Mustajab No.1 Surabaya.

Clippo adalah karya dari Erwin Sanjaya Loeminto, S.T., I Gusti Lanang Ngurah Agung Pramadi Danudiningrat, S.T., Nugraha Pratama Adhi,S.T., M.Hum., dan Felix Pasila, PhD. Mereka merupakan tenant yang berada di dalam naungan Sentra Inovasi dan Kewirausahaan UK Petra.

Latar belakang pembuatan Clippo yaitu sulitnya berkomunikasi saat menggunakan masker, banyak orang menurunkan atau melepaskan maskernya ketika berkomunikasi dikarenakan sulitnya berbicara, bahkan pendengar sulit menangkap apa yang dibicarakan oleh pengguna masker.

“Saat ini kita dihimbau untuk menggunakan double masker, sehingga kita memerlukan energi lebih untuk berbicara lebih keras agar dapat didengar oleh lawan bicara. Kami persembahkan Clippo untuk tenaga kesehatan dan semua petugas yang bekerja di lapangan supaya mereka bisa menghemat suaranya. Alat ini dilengkapi speaker, microphone, dan juga baterai yang dapat dicharge kembali,” ujar Felix Pasila, PhD., dosen Teknik Elektro UK Petra.

 Keunggulan dari Clippo yaitu dapat digunakan pada berbagai jenis masker hingga pengguna double masker, dapat dimatikan dan dinyalakan kapanpun dibutuhkan, baterai dapat diisi ulang menggunakan Micro USB, tidak menggunakan kabel panjang, serta mudah dibawa karena ukurannya yang kecil.

“Kedepannya, Clippo akan terus dikembangkan, tahap berikutnya kita akan membuat 200 buah dengan target nakes satu rumah sakit, lalu tahap ketiga rencananya kita akan crowdfunding dari UK Petra dan alumni dengan target 1000 unit untuk lima komunitas atau rumah sakit di Jawa Timur,” ungkap Felix.

UK Petra bekerja sama dengan GC dan TNI dalam menyelenggarakan vaksinasi massal. Vaksinasi ini diperuntukan bagi mahasiswa, alumni, karyawan UK Petra, serta mitra UK Petra seperti siswa SMA dan SMP. Di samping itu, seluruh dosen dan tenaga kependidikan UK Petra telah tuntas melakukan vaksinasi di beberapa fasilitas kesehatan yaitu Puskesmas Jemursari, Klinik Pratama UK Petra, dan Puskesmas Siwalankerto.info/red