PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Pakai MLFF Transaksi di Jalan Tol Bisa Dilakukan Tanpa Harus Berhenti

GT Pamulang
Gerbang Tol Pamulang

Jakarta – Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mendorong peningkatan kualitas layanan jalan tol, salah satunya melalui Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) yang akan segera diterapkan.

MLFF memungkinkan transaksi pembayaran tol dapat dilakukan dalam kecepatan normal tanpa berhenti. Teknologi ini menerapkan sistem transaksi melalui Global Navigation Satelit System (GNSS) melalui penggunaan alat yang dipasang di mobil dan dibaca lewat satelit.

Dengan sistem ini, pengendara tidak perlu berhenti untuk transaksi di gerbang tol. Pengguna jalan tol cukup memasang aplikasi pada ponsel yang telah terhubung dengan dompet elektronik yang saldonya akan terpotong secara otomatis saat melewati gerbang tol.

Semakin canggih dan memudahkan pengendara.Transaksi Non Tunai diterapkan di Jalan Tol sejak tahun 2017 dengan menggunakan uang elektronik (E-Money), salah satu upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran COVID-19.

Sistem transaksi pembayaran non tunai pada Jalan Tol merupakan bagian dari Gerakan Nasional Non Tunai yang disepakati Bank Indonesia dan Kementerian PUPR pada 31 Mei 2017. Penerapan transaksi non tunai di Jalan Tol merupakan modernisasi sistem pembayaran tol untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi transaksi di Jalan Tol.

Saat ini transaksi non tunai di Jalan Tol menggunakan Uang Elektronik dengan sistem Chip Based, dimana pengguna jalan harus menyetorkan sejumlah dana ke dalam kartu uang elektronik, kemudian dana yang telah disetorkan sepenuhnya adalah milik pemegang kartu uang elektronik. Penggunaan kartu uang elektronik untuk pembayaran tol tidak melanggar UU Mata Uang karena tetap menggunakan mata uang rupiah.info/red