PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Mercedes Benz Siap Saingi Tesla Kembangkan Mobil Listrik

mercy listrik

London – Mercedes Benz berencana menginvestasikan lebih 40 miliar euro (US$ 47 miliar) atau setara Rp 680 triliun hingga 2030 untuk menghadapi Tesla dalam pengembangan mobil listrik. Namun perusahaan memperingatkan pergeseran teknologi akan menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Perusahaan akan menggendeng mitra membangun delapan pabrik baterai saat meningkatkan produksi kendaraan listrik (electric vehicle/EV). “Mulai tahun 2025, semua platform kendaraan baru hanya akan membuat EV,” kata mobil mewah Jerman tersebut Jumat (23/7/2021).

“Kami benar-benar ingin melakukannya dan menjadi dominan, pada akhir dekade ini semua produk Mercedes akan listrik,” kata Chief Executive Ola Källenius kepada Reuters, menambahkan bahwa pengeluaran untuk teknologi mesin pembakaran tradisional akan mendekati nol pada tahun 2025.

Namun, Daimler yang akan berganti nama menjadi Mercedes-Benz sebagai bagian dari rencana untuk melepaskan divisi truknya akhir tahun ini, tidak memberikan tenggat waktu untuk mengakhiri penjualan mobil berbahan bakar fosil.

Beberapa produsen mobil seperti Volvo Cars milik Geely telah berkomitmen membuat semua produk listrik pada tahun 2030. Sementara General Motors Co bercita-cita mewujudkan semua produk sepenuhnya listrik pada 2035. Upaya pada produsen mobil ini berupaya untuk menutup kesenjangan dengan pemimpin industri, Tesla.

“Kita perlu menjauhkan perdebatan dari saat Anda membangun mesin pembakaran terakhir, karena itu tidak relevan,” kata Källenius. “Pertanyaannya adalah seberapa cepat Anda dapat meningkatkan hingga mendekati 100% listrik dan itulah yang kami fokuskan.”

Uni Eropa mengusulkan larangan penjualan mobil bensin dan diesel mulai 2035 sebagai bagian langkah memerangi pemanasan global. Menjelang pengumuman Uni Eropa, produsen mobil telah mengumumkan serangkaian investasi besar mobil listrik. Awal bulan ini, Stellantis mengatakan akan menginvestasikan lebih 30 miliar euro pada tahun 2025 untuk pengembangan line up kendaraan listriknya.info/red