PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Khusnul Minta Pemkot Kaji Ulang Gedung SD Dijadikan Isolasi Mandiri

khusnull dprd

Surabaya – Instruksi Walikota Surabaya, Eri Cahyadi agar satu Kelurahan memiliki satu tempat isolasi mandiri (Isoman) dengan memanfaatkan gedung Sekolah Dasar (SD) menuai polemik. Warga yang tinggal di sekitar SDN Gubeng I, SDN Barata Jaya, SDN Kalijudan I, dan SDN Gunungsari I menolak gedung sekolah di lingkungan tempat tinggal tinggalnya dijadikan ruang Isoman.

Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Hj Khusnul Khotimah, SPd.I., MPd.I, Minggu (25/07/2021) memaklumi penolakan warga di sekitar SD tersebut. Politikus asal PDIP ini menilai reaksi warga itu sebagai salah satu bentuk kepedulian menjaga lingkungannya.

“Meski tempat Isoman bertujuan baik untuk menekan pandemi COVID-19, tetapi ke depannya saya meminta Pemkot Surabaya harus mengkaji secara matang dampak kesehatan, psikologis, sosiologis, hingga ekonomis warga sekitar tempat Isoman,” jelasnya.

Khusnul Khotimah mengingatkan tempat Isoman tidak boleh di pemukiman padat penduduk. Dia mengharapkan Lurah dan Camat melakukan sosialisasi secara humanis kepada masyarakat di wilayahnya mengenai tempat Isoman.

“Tempat Isoman itu pasti bermanfaat bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan. Sebab pasti akan dipantau secara ketat, diberi pengobatan, juga asupan vitamin dan makanan bergizi,” ujarnya.

Dalam masa pandemi COVID-19, kata Khusnul Khotimah dibutuhkan gotong royong dan partisipasi dari semua stakeholder (pemangku kepentingan) serta masyarakat supaya dapat menekan laju penyebaran virus COVID-19.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto, Minggu (25/07/2021) tidak mau berkomentar saat diminta tanggapan penolakan warga pada beberapa gedung SD dijadikan tempat Isoman.

“Ke Pak Febri (maksudnya Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara),” tulisnya singkat melalui pesan WhatsApp (WA).

Sedangkan Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya sampai berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi. Dihubungi melalui sambungan suara dan pesan WA, Minggu (25/07/2021), Febry, panggilan karibnya, belum merespon, meski ponselnya aktif.info/red