PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

GM Recall 69.000 Mobil Listrik Chevrolet Bolt EV karena Risiko Kebakaran

GM Terbakar

Surabaya – General Motors Co (GM) pada Jumat (23/7/2021) mengatakan akan menarik (recall) hampir 69.000 mobil listrik (electric vehicile/EV) Chevrolet Bolt EV keluaran tahun 2017-2019 di seluruh dunia, termasuk 51.000 di Amerika Serikat (AS) untuk menekan risiko kebakaran menyusul dua insiden. GM juga akan mengganti modul baterai yang rusak dalam upaya tersebut.

Produsen mobil itu mengatakan bahwa pejabat GM dan LG Energy Solution, yang memasok sel baterai kendaraan, telah mengidentifikasi cacat manufaktur langka di dua insiden kebakaran pada Chevrolet Bolt EV.

GM mengatakan akan mengganti modul baterai yang rusak di kendaraan. Meski modul ini tergolong mahal, tetapi pemilik kendaraan tidak dikenakan biaya alias gratis. GM mengatakan perbaikan berbeda dari sebelumnya, yang sebagian besar mengandalkan perangkat lunak.

“Kami sedang bekerja dengan pemasok dan tim manufaktur untuk menentukan cara terbaik mempercepat kapasitas baterai untuk penggantian modul saat recall,” kata juru bicara GM Dan Flores dalam email.

Perusahaan kata dia, akan memberi tahu kepada konsumen ketika suku cadang pengganti sudah siap. ““Tim-tim ini bekerja sepanjang waktu mengatasi masalah ini,” kata Flores.

GM juga meminta pemilik untuk menghindari kehabisan baterai di bawah sekitar 70 mil dari jangkauan yang tersisa. Selain itu, saat pengisian baterai harus dalam pengawasan.

Recall pertama Chevrolet Bolt EV karena kebakaran diumumkan pada November oleh GM dan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional, AS (NHTSA).

Salah satu kebakaran yang terjadi baru-baru ini menimpa anggota parlemen negara bagian Vermont awal bulan ini saat sedang mengisi daya baterai mobil di rumah.

GM mengatakan telah mengkonfirmasi sembilan kebakaran terkait baterai pada Chevrolet Bolt EV di AS.info/red