PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Furoshiki’ Seni Membungkus Ala Negeri Sakura

Furoshiki

Surabaya – Galeri Pavilun House of Sampoerna (HoS) giat mendukungan berbagai aktivitas seni dan budaya, salah satunya menghadirkan workshop daring Furoshiki: Seni Membungkus Ala Jepang.

Kegiatan hasil kerja sama Galeri Paviliun HoS dengan The Japan Foundation, Jakarta yang merupakan salah satu rangkaian program dalam Japan Cultural Week 2021 bertema Food and Music.

Menggandeng Junko Tsutsumi, pengajar aktif budaya tradisional Jepang khususnya furoshiki yang telah hadir dalam berbagai acara di Japan Foundation Polandia, Georgia dan Israel, serta Olimpiade Tokyo 2020.

Pada workshop daring ini Junko Tsutsumi mengajarkan tentang dasar-dasar teknik furoshiki yang merupakan bagian dari tradisi di Jepang. Peserta diajak mencoba berbagai objek seperti kotak makanan maupun botol atau tumbler.

Acara pukul 15.00-16.30 WIB berlangsung pada Sabtu, 24 Juli 2021. Sebelumya peserta
melakukan pendaftaran melalui http://bit.ly/workshopfuroshiki. Kemudian
menunggu email konfirmasi, mengunduh dan install Zoom. Lalu masuk ke meeting room 15 menit sebelum acara dimulai.

Peserta menyiapkan perlengkapan yaitu:
2 Kain berbentuk persegi seperti scarf atau taplak meja (contoh kain ukuran 50cm×50cm, 70cm×70cm, 100cm×100cm), Kotak makanan (lunch box) dan Botol (tumbler, botol plastik air mineral atau botol kaca). Ukuran kain harus lebih besar dengan objek yang akan dibungkus

Memiliki misi pendidikan dalam menjalankan programnya, Galeri Paviliun HoS bekerjasama dengan seniman ternama maupun pemula, kolektor, komunitas, serta berbagai institusi dalam maupun luar negeri, yang memiliki kepedulian yang sama dalam perkembangan dan pelestarian seni dan budaya.

Sebagai alternatif kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat di mana saja, mulai 2020 Galeri Paviliun HoS aktif mengadakan program-program seperti workshop dan pameran secara daring.

Hingga akhir tahun 2020, Galeri Paviliun HoS telah menyelenggarakan lebih dari 150 pameran dan 45 diskusi juga workshop dengan lebih dari 30 institusi dan komunitas serta 600 seniman terlibat di dalamnya.info/red