PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Dukung PPKM Darurat, Ketum Sinode GBI Pendeta Rubin Abraham Ajak Seluruh Masyarakat Bersama Pemerintah Atasi Covid-19

Dr. Rubin Adi Abraham

Surabaya,pustakalewi.com – Pemerintah akhirnya memutuskan untuk memperpanjang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hingga tanggal 25 Juli dengan catatan.

Keputusan ini disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi melalui akun Youtube Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa malam (20/7/2021).

Ketua Umum Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, M.Th kepada pustakalewi.com mengatakan bahwa penerapan PPKM Darurat ini adalah pilihan terbaik dari hal buruk yang bisa diambil oleh Presiden atau pemerintah kita karena harus mempertahankan 2 bandul yaitu kesehatan ataukah ekonomi.

“Tentunya nyawa manusia harus lebih dipertahankan dan dijaga daripada sekedar masalah ekonomi semata, jika angka Covid masih tinggi bagaimana mungkin pemerintah bisa melonggarkan PPKM ini. Namun karena desakan rakyat banyak yang memang sangat terpukul ekonominya maka saya rasa pemerintah harus melakukan kompromi.” Terang Pendeta Rubin lewat pesan Whatsapp, Rabu (21/07).

Solusinya sebetulnya haruus ada kerjasama antara masyarakat dan pemerintah. Yang harus dilakukan oleh masyarakat salah satunya adalah harus menjalani protokol kesehatan dengan ketat, 5M dan ditambah Vaksinasi. Jika vaksinasi bisa dilakukan dengan cepat dan masyarakat bisa menerima tentunya ini akan sangat bermanfaat.

Sedangkan bagi pemerintah baik yang dipusat maupun daerah adalah menegakkan aturan kalau misalnya PPKM ini mulaai diperlonggar maka harus ada sanksi dan hukuman yang benar-benar tegas dan ditegakkan bagi mereka yang tidak mengenakan masker atau membuat kerumunan tambah Pendeta Rubin.

Saya juga menghimbau supaya masyarakat bisa sabar karena ini adalah pandemi yang yang menimpa seluruh dunia dan bukan kesalahan pemerintah Indonesia semata, pemerintah juga sudah berusaha berjuang sedapat mungkin untuk mengatasinya

Dan satu hal yang saya prihatin juga kalau di negara yang lain itu ketika pemerintah melakukan usaha yang terbaik maka semua unsur masyarakat mendukung jangan kemudian dipolitisasi kemudian menyerang pemerintah. karena belum tentu mereka yang menyerang tersebut jika diberikan tanggung jawab serupa bisa melakuakn lebih baik

Jadi banyak berdoa, berdisiplin dan mengikuti arahan dari pemerintah karena saya yakin tidak semena-mena tetapi sudah dipikirkan dengan sebaik-baiknya demi keselamatan seluruh rakyat Indonesia. info/red