PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Pesona Alam Kawasan Jembatan Lemah Ireng I Jalan Tol Semarang-Solo

jalan tol

Surabaya – Jalur Tol Semarang-Solo menyuguhkan banyak keunikan. Seperti Jembatan Lemah Ireng I yang menjadi jembatan terpanjang di jaringan Tol Trans Jawa dengan panjang 879 meter.

Jembatan tol yang terletak di KM 440 Tol Semarang-Solo menyajikan pemandangan alam yang cantik bagi para pengguna jalan tol.

Jembatan Lemah Ireng I dibangun dengan metode Balanced Canteliver atau memanfaatkan efek keseimbangan kantilever. Dengan metode ini fase konstruksi struktur dapat berdiri sendiri tanpa bantuan sokongan lain.

Jalan Tol Semarang Solo merupakan jalan tol di Provinsi Jawa Tengah melewati 5 kabupaten/kota, yaitu Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Karanganyar.

Ruas tol Semarang-Solo terdiri dari 5 seksi yaitu Semarang-Ungaran (10,8 km), Ungaran-Bawen (11,9 km), Bawen-Salatiga (17,3km), Salatiga-Boyolali (24,1km) dan Boyolali-Solo (7,7 km).

Tol ini mulai dibangun 1 Maret 2009 oleh Jasa Marga dengan total lintasan sepanjang 72,64 km. Tol ini berada di pegunungan dengan jalan naik-turun, banyak jembatan yang panjang dan tinggi. Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan Tol Semarang Jalan Tol Semarang dengan Tol Solo-Ngawi Jalan Tol Solo-Ngawi.

Pembangunan Tol Jalan Tol Semarang-Solo memakan biaya investasi sebesar 6,1 triliun rupiah, biaya konstruksi 2,4 triliun rupiah, dan biaya pengadaan tanah 800 miliar rupiah.

PT Astra Tol Nusantara (Astra Infra Toll Road) mengakuisisi 40% saham PT Trans Marga Jateng (PT TMJ), yang mayoritas dimiliki Jasa Marga. PT TMJ pemegang konsesi 72.6 km jalan tol Semarang-Solo yang beroperasi penuh pada Desember 2018. (Berbagai Sumber)