PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Kasus Covid Tinggi Walikota Ery Ajak Tokoh Agama Doa Bersama Bagi Surabaya

Screenshot 2021 06 28 19 35 44

Surabaya,pustakalewi.com – Tingginya jumlah warga Kota Surabaya yang terpaapar Covid-19 khususnya varian D membuat Walikota Surabaya Ery Cahyadi mengumpulkan seluruh pemuka agama dan pengurus rumah ibadah yang ada di Surabaya.

Pertemuan Walikota Ery dengan para pemuka agama dan pengurus rumah ibadah berlangsung secara online lewat aplikasi Zoom, Senin (28/06/2021).

Dalam pertemuaan tersebut pak wali mengajak para pemuka agama untuk bersama-sama perang melawn Covid-19. Walikota Surabaya, Eri Cahyadi mengaku, ini penting dilakukan karena peningkatan kasus yang terjadi begitu cepat dan telah menyasar banyak orang.

“Hari ini yang terkonfirmasi positif dalam seminggu sudah 1.050 orang ada yang di Asrama Haji, ada yang di RS Rujukan dan isolasi mandiri. Kemudian yang meninggal sudah 300 orang. Saya tidak akan pernah tutupi data ini justru saya tunjukkan ke warga, bahwa hari ini harus bangkit dan sadar korban sudah banyak. Ayo selamatkan keluarga kita. Kalau kota ini tenang ekonomi bisa jalan baik,” kata Eri di Balai Kota, Surabaya, Senin 28 Juni 2021.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, lanjut dia, Covid-19 dengan varian baru ini tidak hanya menyerang orang dewasa saja, namun orang tua dan bahkan anak-anak kecil juga ikut diserang. Makanya, dia juga meminta kepada tokoh agama dan pengurus rumah ibadah itu untuk menyampaikan kondisi Surabaya pada saat beribadah.

“Saya juga minta tolong jarak antar umat pada saat beribadah, tolong diberi jarak 1,5 meter, karena varian baru ini kalau kita tidak kuat, bisa langsung terpapar. Jadi, silahkan tetap beribadah, tetapi harus dijalankan protokol kesehatannya. Ini ikhtiyar kita,” tegasnya.

Selain itu, ia juga berharap kepada pengurus rumah ibadah dari semua agama itu untuk mendoakan warga Kota Surabaya yang terpapar Covid-19 supaya cepat sembuh dan Surabaya bisa segera terbebas dari Covid-19. Dia juga yakin bahwa doa dari para tokoh agama beserta umatnya itu akan diijabah oleh Tuhan yang maha kuasa.

“Kita antisipasi penyebaran Covid-19 dengan ketakwaan yang penuh dan ikhtiar yang sungguh-sungguh. Insyallah dengan ikhtiyar dan doa yang kita panjatkan, seberat apapun cobaan ini akan segera bisa dilewati. Saya yakin bahwa Tuhan tidak mungkin memberikan cobaan melebihi kemampuan hambanya, itu artinya kita akan bisa melewati ini semuanya ketika kita bisa bergandeng tangan,” ujarnya.

Ia juga mengaku sengaja meminta tolong tokoh agama itu karena lebih gampang didengarkan oleh umatnya masing-masing. Makanya, ia memastikan bahwa bantuan dari para tokoh agama itu akan sangat membantu Pemkot Surabaya dalam menangani pandemi Covid-19. “Saya titipkan Kota Surabaya kepada njenengan semuanya, insyallah dengan njenengan semuanya, Surabaya bisa terbebas dari Covid-19,” imbuhnya.

Perwakilan dari BAMAG Surabaya Dr. Royo Haryono juga menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Wali Kota Eri beserta jajarannya. Bahkan, ia juga mengatakan bahwa berbagai upaya yang telah disampaikan Wali Kota Eri dalam dialog tersebut akan disampaikan kepada umatnya.

“Pada prinsipnya, BAMAG siap mendukung. Kami juga sudah catat baik-baik yang disampaikan Pak Wali Kota, kami akan perhatikan dengan sungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah,” pungkasnya.info/red