PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Rusun Politeknik PU 2 Tower di Semarang Akan Rampung Tahun Ini

Semarang – Sebagai komitmen untuk mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, Kementerian PUPR melalui Perumahan PUPR membangun Rumah Susun (Rusun) Politeknik PU di Semarang, Jawa Tengah untuk menyediakan hunian yang layak bagi mahasiswa Politeknik PU.

“Kami targetkan pembangunan dua tower Rusun Politeknik Pekerjaan Umum di Semarang selesai tahun ini,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Dibangun dengan anggaran Rp112,6 miliar, Rusun Politeknik PU terdiri dari 2 tower, di mana 154 unit difungsikan kamar asrama mahasiswa & 58 unit lainnya sebagai ruang publik. Seluruh unit hunian akan dilengkapi dengan meubelair seperti tempat tidur, meja belajar, dan kursi belajar.

Pembangunan rusun bertujuan agar mahasiswa bisa tinggal lebih dekat dengan lingkungan kampus sehingga dapat menambah semangat belajar mereka. Ruangan kamar juga didesain agar nyaman digunakan sebagai asrama dan tempat belajar.

Kementerian PUPR Anggarkan Rp 17,9 M Bangun Rusun Paramedis di Gorontalo Utara

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus mendukung para tenaga medis dalam melaksanakan tugasnya dalam menjaga kesehatan masyarakat di masa pandemi Covid-19, melalui pembangunan Rumah Susun (Rusun) Paramedis di Gorontalo Utara.

“Rumah Susun bagi tenaga medis juga diperlukan mengingat mereka bekerja tanpa kenal lelah menjaga masyarakat agar tetap sehat dan terhindar dari Covid-19. Kami ingin tenaga medis bisa tinggal dengan nyaman sehingga kesehatan mereka juga terjaga dengan baik,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR di Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Pembangunan Rusun tenaga paramedis di Gorontalo Utara akan dilaksanakan oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I. Saat ini Direktorat Jenderal Perumahan telah melaksanakan prosesi Peletakan Batu Pertama atau Groundbreaking pembangunan Rusun.

Tampak hadir dalam kegiatan groundbreaking Rusun tersebut Wakil Ketua DPR RI, Rachmad Gobel dan Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin. Kepala Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali, menyatakan rumah susun tersebut berlokasi di Kabupaten Gorontalo Utara dan diperuntukkan bagi tenaga paramedis yang bertugas di Rumah Sakit dr. Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara.

“Pembangunan Rusun tenaga paramedis tersebut senilai Rp 17,9 Milyar. Kontraktor pelaksana PT. Tata Guna Pratama dan konsultan PT. Bermuda Konsultan. Pembangunan Rusun dimulai dari tanggal 29 April 2021 dan ditargetkan selesai pada bulan Desember 2021 dalam kurun waktu 240 hari kerja,” terangnya.

Rusun dibangun diatas lahan 1,3 hektar dengan konstruksi bawah yaitu borfile dengan diameter 80 cm dengan kedalaman sampai 9 meter. Rusun dibangun setinggi tiga lantai dengan 40 unit hunian tipe 36 serta dilengkapi dengan fasilitas standar gedung negara serta bantuan PSU pendukung di halaman landscape Rumah Susun.

Wakil Ketua DPR RI, Rachmad Gobel menyatakan, adanya pembangunan fasilitas publik termasuk hunian untuk para tenaga medis di daerah ini merupakan salah satu harapan agar investasi pemerintah sejalan dengan pertumbuhan perekonomian daerah yang akan mampu mendorong penurunan angka kemiskinan serta mendorong agar tenaga medis memiliki tempat tinggal yang nyaman.

“Pembangunan Rusun tersebut merupakan kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan DPRD setempat. Pemerintah daerah juga perlu ikut mengawasi proses pembangunan rusun ini dan berbagai program bantuan pemerintah lainnya agar hasilnya sesuai harapan,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin menyampaikan bahwa kebutuhan hunian sementara bagi tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit dr. Zainal Umar Sidiki ini masih belum maksimal dikarenakan tenaga medis yang berjumlah 287 orang. Sekitar 50 persen petugas paramedic saat ini juga masih tinggal di luar Gorontalo Utara sehinggah menjadi kendala terhadap pelayanan medis untuk masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu terutama Kementerian PUPR yang sudah memberikan bantuan berupa pembangunan Rumah Susun untuk tenaga medis dan bantuan bedah rumah bagi MBR di Kabupaten Gorontalo Utara iniRusun ini bisa menjadi alternatif hunian bagi tenaga medis sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan maksimal,” terangnya.

Kegiatan Peletakan Batu Pertama ini juga dirangkaikan dengan penanaman bibit pohon buah dan prosesi serah Terima buku tabungan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada perwakilan penerima bantuan sebanyak 250 unit di Kabupaten Gorontalo Utara secara simbolis diserahkan oleh Wakil Ketua DPR RI, Rachmad Gobel dan Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin.

Diketahui, Kabupaten Gorontalo Utara pada tahun 2021 ini mendapatkan alokasi bantuan sebanyak 250 unit yang masuk pada tahap pertama. Setiap Kepala Keluarga mendapatkan alokasi anggaran sebanyak Rp 20 juta yang terbagi pada alokasi pembelian bahan bangunan senilai Rp 17,5 juta dan pembayaran upah tukang senilai Rp 2,5 juta.info/red