PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Hino Motors Pamerkan Bus Listrik Konsep Poncho Z

Hino bus listrik

Surabaya – Hino Motors membuat kejutan dengan pamer bus konsep berbasis baterai murni kemarin. Mereka berencana merilis jenis kendaraan niaga ringan bernama Poncho Z EV pada musim semi 2022. Tampangnya begitu futuristis, menggambarkan bus ramah lingkungan berupa aksen biru di muka. Bukannya tampil agresif, ia malah berwujud menggemaskan dengan mata utama membulat. Seluruh pencahayaan pakai teknologi LED.

Adapun spesifikasi utama Poncho Z EV berupa ukuran bodi ringkas. Ia memiliki panjang 6.990 mm, lebar 2.090 dan tinggi 3.060 mm. Sementara berat kotor kendaraan sekitar 8.000 kg dan sanggup memuat sekitar 30 penumpang (bergantung pada tata letak kursi). Sebagai penggerak utama, mobil dilengkapi dengan motor berkekuatan maksimum 161 kW (219 PS) dan baterai lithium-ion berkapasitas 105 KWH.

Lantaran berfungsi sebagai moda transportasi umum, Poncho EV mendukung metode pengisian cepat CHAdeMO. Dikatakan, kendaraan memiliki mobilitas serta dapat melewati jalanan kecil. Bahkan di tempat sempit seperti daerah pemukiman. Belum ada spesifikasi mengenai daya jelajah. Tapi diklaim sanggup mengakomodasi mobilitas perkotaan dan memiliki kepraktisan tinggi.

Poncho generasi lama, pada dasarnya ialah bus diesel yang diluncurkan oleh perusahaan pada 2002. Dan telah diadopsi secara luas di Jepang untuk mobilitas wilayah tertentu. Munculnya gagasan berjantung elektrik alias niremisi lantaran kesadaran lingkungan. Hino mengaku berupaya menyuguhkan produk yang ramah terhadap isu-isu lingkungan global dalam beberapa tahun terakhir. Model sebelumnya, tanda kode Z, pernah dipajang Hino di GIIAS 2018.

Hino Poncho Z EV merupakan kendaraan listrik yang mempertahankan karakteristik DNA leluhur. Yaitu desain universal, ramah untuk semua orang. Serta dalam kemasan optimal untuk bus masyarakat. Ia diposisikan sebagai model untuk berkontribusi pada transportasi masyarakat secara berkelanjutan pada masa depan.

Nilai jual yang ditawarakan Hino berupa area full-flat yang luas dan lantai rendah. Struktur non-step membuat penumpang mudah untuk naik dan turun serta bergerak di dalam kendaraan. Rancangan memudahkan semua pengguna, termasuk pemakai kursi roda atau kereta bayi. Desain eksterior amat sederhana, bulat, ramah lingkungan, nol emisi serta kebisingan rendah.

Model ini juga digunakan sebagai kendaraan untuk bisnis manajemen operasi optimal CUBE-LINX untuk kendaraan listri. Isinya mengemas info seputar perangkat listrik, peralatan pengisian daya, sistem TI, operasi dan manajemen energi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hino telah menetapkan tantangan niremisi pada 2050 (diumumkan pada 2017). Serta menetapkan target menengah Hino Environmental 2030 Milestone pada April 2021.

“Kami mempercepat upaya kami untuk mencapai netralitas karbon. Kami melakukan semua tindakan yang mungkin. Tidak terbatas pada produk kami sendiri, berdasarkan penilaian siklus hidup dari produksi kendaraan hingga pembuangan. Bersama dengan solusi CUBE-LINX, Hino Poncho Z EV bakal berkontribusi untuk mengurangi emisi CO2 dengan mempromosikan penyebaran kendaraan listrik. Hino akan terus melakukan berbagai langkah dari sudut pandang pelanggan dan sosial. Termasuk mempromosikan penyebaran kendaraan listrik yang berguna untuk bisnis,” papar perusahaan dalam keterangan resmi. 

Sumber dan Foto: hino.co.jp