PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Ini Isi Surat Telegram Kapolri Berangus Premanisme & Pungli di Pelabuhan

kapolri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram (TR) guna memberangus premanisme dan pungutan liar (pungli) di pelabuhan seluruh Indonesia.

Telegram ini keluar atas perintah Presiden Jokowi yang meminta Kapolri menuntaskan preman dan pungli yang membuat sopir di pelabuhan mengeluh.

Surat Telegram Nomor : ST/1251/VI/HUK.7.1/2021, tanggal 15 Juni 2021 ini ditujukan kepada para Kapolda menyikapi maraknya aksi premanisme dan pungli di kawasan pelabuhan dan sekitarnya, sehingga menimbulkan keresahan. Hal ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan lemahnya daya saing nasional, serta menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Guna mendukung akselerasi pemulihan ekonomi nasional, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) harus kondusif,” tegas Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, Rabu 16 Juni 2021.

Agus, sapaan akrabnya menyampaikan saat ini program pemulihan ekonomi nasional terus di genjot oleh pemerintah. Jenderal polisi bintang tiga ini ingin jangan sampai aksi premanisme dan pungli menjadi penghambat.

“Negara tidak boleh kalah dengan aksi-aksi premanisme tersebut,” imbuhnya.

Surat Telegram Kapolri bersifat perintah ini menekankan 5 hal yang harus dijalankan oleh Kapolda. Berikut ini isi Surat Telegram Kapolri :

1. Melaksanakan kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) di kawasan pelabuhan yang ada di wilayah masing-masing dengan sasaran aksi premanisme.

2. Melaksanakan penegakan hukum terhadap segala aksi premanisme di kawasan pelabuhan yang ada di wilayah masing-masing.

3. Meningkatkan upaya pencegahan pungutan liar bersama unit pemberantasan pungli di kawasan pelabuhan di wilayah masing-masing.

4. Penegakan hukum bersama APIP terhadap aksi pungli yang terjadi di kawasan pelabuhan di wilayah masing-masing.

5. Melaporkan hasil kegiatan kepada Kapolri Up Kabareskrim.
(Div Humas Polri/info)