PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Kemenkeu Apresiasi Program Pemulihan Ekonomi Bupati Ipuk

kemenkeu banyuwangi

Banyuwangi – Inspektur V Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Raden Patrick Wahyudwisaksono memberikan apresiasi terhadap program pemulihan ekonomi yang dilakukan oleh Bupati Banyuwangi  Ipuk Fiestiandani. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi, Rabu (16/06/2021).

Patrick menjelaskan kedatangan timnya ingin melihat bagaimana program-program penanganan Covid-19, maupun pemulihan ekonomi yang dilakukan Pemkab Banyuwangi.

“Pemerintah telah banyak menganggarkan kepada daerah untuk penanganan Covid-19, maupun program pemulihan ekonomi. Nah, kami datang ke Banyuwangi ingin memastikan program tersebut telah berjalan dengan baik di sini,” kata Patrick.

Setelah meninjau berbagai program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Banyuwangi, Patrick memberikan apresiasi atas berbagai program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi yang telah dilakukan Pemkab Banyuwangi.

“Setelah kami tinjau langsung, kami sangat mengapresiasi program yg dijalankan Bupati di Kabupaten Banyuwangi ini. Tidak semua kabupaten/kota punya program yang seperti beliau. Inovasi yang dijalankan sangat efektif dalam upaya penanganan Covid 19 serta program pemulihan ekonomi pasca pandemi” ujar Patrick.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, menjelaskan bahwa program prioritas di masa kepemimpinannya saat ini fokus pada pemulihan ekonomi warga.

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut juga membeberkan, berbagai program pemulihan ekonomi yang digeber Pemkab Banyuwangi. Di antaranya, program Warung Naik Kelas (Wenak) yang memberikan bantuan alat produktif kepada pemilik warung kecil, membentuk Teman Usaha Rakyat yang bertugas mendampingi peningkatan kelas UMKM, hingga membuat Jagoan Tani, sebuah kompetisi yang bertujuan untuk mendorong anak muda mau terjun ke bisnis di sektor pertanian.

“Tak hanya itu, kami juga memfasilitasi pengurusan PIRT, layanan jemput bola perizinan usaha mikro melalui Online Single Submission (OSS), hingga pengurusan BPOM bagi UMKM. Ini kami lakukan agar UMKM bisa bertahan dan bergerak kembali di tengah masa sulit ini,” kata Ipuk.

Terkait vaksinasi, Bupati Ipuk terus melakukan upaya percepatan melalui program jemput bola, yaitu door to door menjemput lansia untuk dibawa ke lokasi pelayanan vaksinasi, mendekatkan layanan vaksinasi ke sekitar perumahan warga, hingga layanan vaksinasi drive thru.

“Selain itu kami gelar di GOR, drive thru juga kami lakukan di pasar-pasar. Selain menyasar para pedagang, masyarakat yang kebetulan berbelanja juga bisa langsung divaksin di sana. Jadi petugas yang jemput bola mendekati warga,” pungkas Ipuk.info/red