PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Upacara Yadnya Kasada, Wisata Gunung Bromo Tutup Tiga Hari

kasada
Upacara Kasada (ist)

Pasuruan – Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Pasuruan meminta Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB – TNBTS) Kota Malang, Jawa Timur menutup kunjungan wisata ke Gunung Bromo selama kegiatan upacara Yadnya Kasada 2021.

Selain masih dalam kondisi pandemi Covid-19, penutupan pengunjung wisata Gunung Bromo tersebut dilakukan agar tidak menganggu kesakralan upacara Yadnya Kasada warga suku Tengger.

“Sehubungan dengan pelaksanaan upacara Yadnya Kasada Tahun 2021 di masa pandemi Covid 19, maka dengan ini Parisada Dharma Hindu Indonesia, Kabupaten Pasuruan, maka dengan ini memohon dengan hormat kepada Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru untuk menutup sementara kunjungan wisata Gunung Bromo pada tanggal 25/26 Juni 2021,” kata Ketua Parisada Dharma Hindu Indonesia, Kabupaten Pasuruan, Irawan, dalam surat resminya kepada Kepala BB – TNBTS, Kamis ( 10/6/2021)

Sementara itu, Kepala Seksi Wilayah 1 BBTNBTS menyatakan penutupan kunjungan wisata Gunung Bromo akan dimulai pada Kamis ( 24/6/2021) sampai Sabtu (26/6/2021). “Permintaan penutupan wisatawan atas kesepakatan tokoh agama,” katanya kepada Wartawan, Jumat (11/6/2021).

Ia menjelaskan selama Yadnya Kasada penutupan dilakukan di kawasan pintu masuk Desa Wonokerto Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Desa Wonokitri Kecamatan Losari, Kabupaten Pasuruan. “Pintu masuk Jemplang di Kabupaten Malang dan Lumajang juga ditutup,” tandasnya.

Setelah kegiatan ibadat pada 26 Juni 2021 kata Sarpin, lokasi wisata Gunung Bromo kembali dibuka untuk umum dengan pembatasan jumlah pengunjung 50 persen. ” Selama pandemi Covid-19 kuota pengunjung dibatasi 50 persen,” pungkasnya.info/red