PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Gubernur Jatim ajak Universitas Ma Chung Berkontribusi Tingkatkan Kualitas KUMKM Jatim

Khofifah2
Gubernur Khofifah

Malang – Perjanjian kerjasama ditandatangani antara Pemerintah Propinsi Jawa Timur dengan Universitas Ma Chung, serta antara Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Propinsi Jawa Timur dan Universitas Ma Chung, (10/6)

Perjanjian kerja sama ditandatangani langsung oleh Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa, M.Si, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Jawa Timur Dr. Mas Purnomo Hadi, M.M. dan Dr. Ir. Stefanus Yufra M. Taneo, M.S., M.Sc di Hotel Aria Gajayana.

Kerja sama yang dijalin Universitas Ma Chung dengan Pemerintah Propinsi Jawa Timur meliputi perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan pengembangan secara terpadu dalam peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia di Jawa Timur.

Sedangkan dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Propinsi Jawa Timur, Universitas Ma Chung menjalin kerja sama di bidang modernisasi Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) yang meliputi pemberian pelatihan literasi KUMKM terkait materi digital sesuai kebutuhan, serta mengembangkan komunikasi dan informasi secara berkala.

“Kami berharap bahwa Universitas Ma Chung dapat berkontribusi meningkatkan kualitas KUMKM Jawa Timur; bantulah mereka juga dalam pengurusan ijin operasional, BPOM, sertifikasi halal, dan lain sebagainya, agar KUMKM Jatim mampu bersaing,” demikian pesan Gubernur Kofifah.

Di Universitas Ma Chung sendiri, kegiatan dalam peningkatan kualitas KUMKM sebenarnya sudah sejak lama dilakukan, baik dalam rangka penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.

“Sebagai dosen, saya dan tim sendiri sudah melakukan pendampingan, pelatihan, workshop kepada pelaku IKM Kabupaten Malang sejak 2018 yang lalu,” demikian keterangan Dr. Stefanus Yufra.

Berikut beberapa kegiatan yang sudah dilakukan, sedang, dan terus dilakukan oleh Universitas Ma Chung untuk KUMKM:
• Pelatihan, workshop, dan pendampingan berkesinambungan untuk para pelaku UMKM dan IKM Makanan Kabupaten Malang dalam bidang branding, desain kemasan, inovasi disruptif, pengurusan paten, merek dan hak cipta, pengurusan ijin usaha, ijin edar BPOM, sertifikasi halal, dan lain sebagainya;

• Pembuatan sistem informasi untuk Galeri UMKM Kabupaten Malang;
• Mengadakan seminar-seminar untuk UMKM, diantaranya Seminar Allih Teknologi UMKM Jepang bekerjasama dengan Konsulat Jendral Jepang di Surabaaya;

• Pemberdayaan Kelompok Tani Buah Kesemek di Desa Taman Satrian kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Dalam hal ini Universitas Ma Chung menyediakan alih teknologi proses pengolahan Buah Kesemek untuk meningkatkan nilai tambah;

• Menyediakan beasiswa S1 khusus untuk putra-putri pelaku UMKM;
• Inisiasi pemberdayaan ekonomi daerah melalui usaha pendirian Kampung Mandarin di Dusun Tumpuk, Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung,

• Pendampingan pembuatan Laporan Keuangan bagi perangkat desa di Kecamatan Dau;
• Dan lain sebagainya.

“Kami ingin sebagai universitas, kami tidak menjadi menara gading, tapi sesuai dengan visinya, Universitas Ma Chung dapat hadir langsung di masyarakat, memberikan kontribusi nyata sebagai insan akademik yang berdaya cipta,” demikian pungkas Dr. Stefanus Yufra.info/red