PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Transaksi Perdagangan di BEI Mulai Membaik

BEI 01

Surabaya,pustakalewi.com – Setelah sempat anjlok di awal pandemi, nilai transaksi perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) kini mulai mulai bangkit kembali. Pada saat pandemi mulai merambah Indonesia nilai transaksi perdagangan di pasar modal tercatat anjlok hingga Rp6,4 triliun per hari.

Namun kemudoan pasar secara perlahan mulai bangkit pada Desember 2020 dengan kenaikan nilai transaksi perdagangan mencapai Rp18,4 triliun per hari.

“Data per 4 Juni 2021, nilai perdagangan transaksi sebesar Rp12,8 triliun per hari. Kenaikan nilai transaksi perdagangan disebabkan banyak hal. Diantaranya, vaksinasi yang dilakukan pemerintah secara masif,” kata Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi, dalam Silaturahmi Halal Bi Halal Bersama Media Jawa Timur secara virtual, Selasa (8/6/2021).

Dari sisi jumlah investor, Hasan mengatakan, selama pandemi Covid-19 justru meningkat tajam. Data per 4 Juni 2021, tercatat 2,4 juta investor baik investor asing dan investor domestik.

Selama 2020, sebanyak 51 perusanaan baru melakukan Initial Public Offering (IPO). “Data per 4 Juni 2021 jumlahnya mencapai 17 perusahaan dan saat ini ada 22 perusahaan lagi yang masih menunggu untuk IPO,” tambahnya.

BEI 02

Sementara itu, Kepala Perwakilan BEI Surabaya, Dewi Sriana Rihantyasni menambahkan berinvestasi di pasar modal mulai dilirik masyarakat. Apalagi selama pandemi, seluruh aktivitas lebih banyak dilakukan di rumah.

“Selama pandemi, masyarakat tertarik berinvestasi di pasar finansial untuk mendapatkan penghasilan dan bisa dilakukan dari rumah. Apalagi saat ini untuk berinvestasi di pasar modal cukup mudah,” ujarnya.

Dewi menegaskan jumlah Anggota Bursa di Jawa Timur ada 60 perusahaan. 46 perusahaan dari Surabaya, 12 Malang, 1 Jember dan 1 dari Situbondo. Sementara jumlah emiten sebanyak 40, aset manajemen 11, Galeri Investasi 56 dan Galeri Investasi Syariah 8.

“Jumlah SRE 384.131 dan jumlah SID 304.924. BEI terus meningkatkan jumlah investor, melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas terutama kaum milenial, mahasiswa dan siswa SMA sederajat,” pungkasnya.info/red