PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Pembebasan Lahan Tol Japek II Selatan Seksi 3 Capai 87%

pembebasan lahan jalan tol
pembebasan lahan jalan tol

Surabaya, Pustakalewi.com – Progres pembebasan lahan pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Seksi 3 (Taman Mekar–Sadang) mencapai 86,82% dengan konstruksi sebesar 46,74%. PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku operator menargetkan seksi tersebut rampung 2021.

“Seksi 3 (Taman Mekar – Sadang) ini menjadi harapan besar. Kami targetkan 2021 ini bisa rampung dari Sadang sampai Taman Mekar sepanjang 27,85 Km. Tentu dengan catatan, pendanaan didukung penuh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) terutama di tengah Pandemi Covid-19 saat ini,” ucap Direktur Teknik PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk Bambang Sulistyo dalam keterangan tulisnya, Selasa (8/6/2021).

Bambang mengungkapkan, dalam membangun Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dari Sadang (Kabupaten Purwakarta) hingga Setu (Kabupaten Bekasi) yang terintegrasi dengan jaringan Jalan Tol Purbaleunyi dan JORR 2 Jalan Tol Cimanggis-Cibitung, proses pembebasan lahan diprioritaskan di lokasi Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Purwakarta (Seksi 2 dan Seksi 3).

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan yang memiliki panjang 62 Km terdiri dari 3 Seksi. Seksi 1 dari Jati Asih menuju Setu (Sta 0+000 – Sta 9+300) sepanjang 9,3 Km, masuk wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor.

Kemudian, Seksi 2 dari Setu menuju Taman Mekar (Sta 9+300 – Sta 34+150) sepanjang 24,85 Km, masuk wilayah Kabupaten Bekasi. Lalu, Seksi 3 dari Taman Mekar menuju Sadang (Sta 34+150 – Sta 64+000) sepanjang 27,85 Km, masuk wilayah Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta.

“Secara kumulatif dari ketiga seksi tersebut, pembebasan lahan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan sudah mencapai 51,51%,” imbuh Bambang.

Hingga saat ini, PT JJS terus mendukung upaya percepatan pembebasan lahan yang dilaksanakan Tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) dalam mengidentifikasi permasalahan pengadaan tanah di lapangan.

Selain itu, PT JJS juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk meminimalisir kendala agar pembangunan fisik dapat dipercepat.

Lebih jauh, PT JJS juga berkoordinasi dengan PPK Pengadaan Tanah guna memperlancar pembayaran uang ganti kerugian (UGK) kepada masyarakat atau pihak-pihak terdampak pembangunan jalan tol dengan terus melakukan proses administrasi sampai musyawarah.

Secara keseluruhan, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Purwakarta yang memiliki panjang total 62 Km dan tujuh buah Simpang Susun (SS).

Jika nanti sudah beroperasi penuh, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dengan nilai investasi Rp 14,69 triliun dan masa konsesi 35 tahun akan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Cikampek dari sisi Selatan.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan juga akan melintasi 37 desa dan kelurahan yang berbeda di Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Purwakarta. Dengan tersambungnya jalan tol ini, maka akan meningkatkan mobilitas dan menurunkan biaya logistik distribusi barang dari wilayah-wilayah yang dilewati jalan tol tersebut.Info/red