PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Peringati Hari Lahir Soekarno, Megawati Resmikan Monumen Bung Karno Berkuda

monumen bung kkarno berkuda
Peresmian Monumen Bung Karno Berkuda

Jakarta – Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meresmikan monumen Sukarno Minggu (6/6), di Lapangan Bela Negara Kementerian Pertahanan (Kemhan). Acara dengan tetap menerapkan Prokes.

Monumen Dr. (H.C.) Ir. Soekarno sedang Berkuda, adalah karya Seniman Dunadi dari Yogyakarta, memiliki spesifikasi tinggi 6,5 meter, panjang 7,6 meter, dan lebar 2,6 meter, berbahan logam campuran (tembaga, kuningan, timah, dan seng sari), ketebalan cor 2,5 mm – 4 mm, dengan warna patung perunggu kimia bakar serta berat kurang lebih 3 ton.

Peresmian Patung Bung Karno menunggang kuda, dilaksanakan secara daring dan luring. Acara bertepatan dengan hari ulang tahun proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia.

Ditandai dengan pemencetan tombol sirine, sehingga penutup monumen terbuka. Dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Megawati Soekarnoputri. Presiden Joko Widodo telah terlebih dahulu menandatangani prasasti pada monumen tersebut.

Megawati menyampaikan terima kasih kepada Menhan, karena peresmian Patung tertepatan dengan ulang tahun Presiden pertama Soekarno, sehingga sangat spesial bagi keluarga besar.

Monumen mengambil momentum ketika Bung Karno memimpin peringatan Hari Angkatan Perang Pertama di Yogyakarta, tanggal 5 Oktober 1946 di Alun-Alun Yogyakarta yang mengingatkan bagaimana Bung Karno menghargai Angkatan Perang sekarang disebut TNI.

Bung Karno selalu mengingatkan pentingnya generasi penerus militer memahami strategi perang gerilya, yang sangat berperan dalam kemerdekaan bangsa ini karena menyatu dengan rakyat, ujar Megawati.

“Mewakili Keluarga Besar, saya mengucapkan terima kasih atas peresmian patung ini, karena dapat mengingatkan kita tentang nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa sekaligus menjadi pengingat bagi generasi penerus”, kata Ibu Megawati Soekarnoputri

Menhan mengatakan Presiden Soekarno adalah pahlawan nasional yang mencintai Republik Indonesia dengan sepenuh hati. “Beliau telah membuktikan bahwa kecintaan terhadap negeri tak akan luntur semangat dan komitmennya. Untuk itulah kita perlu meneladani jasa-jasa beliau dalam meletakkan nilai-nilai fundamental bangsa ini,” jelasnya.

Menhan mengatakan Monumen Sukarno di Kementerian Pertahanan adalah sebuah ikon pertahanan bangsa dengan inspirasi sosok pemimpin, serta sebagai pengingat untuk generasi penerus agar menjaga keutuhan NKRI, mengingat aspek pertahanan merupakan faktor yang sangat mendasar dalam menjamin kelangsungan hidup bernegara.info/red