PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

‘Berkendara ke Dunia Vincent’ Pameran Lukisan di Langgeng Art Foundation Yogyakarta

pameran lukisan vincent

Surabaya – Seniman muda asal Surabaya yang namanya makin populer, Vincent Prijadi Purwono menggelar pameran tunggal di Langgeng Art Foundation, Gallery 2, dari 5 – 20 Juni 2021.

Karya seni tidak mengenal usia, siapapun dapat menjadi penikmatnya maupun pelaku seni, baik muda dan orang tua. Melalui seni, gagasan, perasaan, kekuatan emosi, aspirasi dan berbagai hal dalam benak dan jiwa manusia tersalurkan dengan keindahannya tersendiri.

Hal inipun dialami oleh Vincent Prijadi Purwono. Ia adalah anak ke 2 dari 3 bersaudara. Lahir di Surabaya, 13 Oktober 2003. Terlahir normal seperti bayi pada umumnya, namun sang Mama melihat gejala autis sejak bayi dan didiagnosa autis usia 13 bulan. Situasi yang dihadapi keluarga tetap dengan bersikap positif bahwa Vincent adalah pribadi yang spesial.

Keluarga menemukan dan melihat melukis menjadi pilihan Vincent dalam berekspresi. Ia sangat serius dalam belajar sketsa dan teknik melukis. Semua dilakukan dengan senang hati tanpa tekanan, sangat berbeda ketika Vincent harus belajar seperti di sekolah.

Sekarang dia berumur 17 tahun sudah menghasilkan 190 karya dan terus bertambah. Berhasil menjual 50 lukisannya, juga membuat merchandise yang layak jual di masyarakat.

Terlihat perubahan sifat dari anak autis yang tidak bisa diatur, tidak peduli, kemudian menjadi seorang remaja dewasa yang mempunyai tujuan, jati diri dan berkembangnya rasa empati.

Pameran pun sudah banyak dilakukan di berbagai kota, tak ketinggalan pameran tunggalnya di kota Yogyakarta, kota Seni dan Budaya. Mengambil tema pameran “Berkendara ke Dunia Vincent”.

Pengunjung dapat menikmati 14 karya Vincent yang bercerita tentang kereta api, pesawat terbang, peta, hal-hal yang berkaitan dengan kendaraan dan perjalanan. Hal yang sangat ia sukai dan dinikmati selama ini.

Pameran yang berlangsung dari 5 Juni ini cukup menarik perhatian pengunjung. Nindya Paisan, seorang penikmat seni yang berasal dari Bandung, pun menyempatkan berkunjung saat sedang berlibur dengan teman-temannya.

“Saya suka yang ini, lukisan ini sangat detail, jalur, bentuk pesawat. Persis seperti apa yang saya lihat waktu menggunakan pesawat terbang Thailand,” ujarnya sambil menunjukan lukisan bernama Trasportasi 2.

Selain dapat menikmati pameran, pengunjung juga mendapatkan merchandise berupa tas serut dan masker yang menampilkan lukisan Vincent. Tentu menjadi nilai artistik tersendiri untuk pemakainya.

Pameran tunggal ini berlangsung hingga 20 Juni di Langgeng Art Foundation, Gallery 2, tepatnya di Jl. Suryodiningratan No. 37 A, Yogyakarta.

Mari ajak keluarga terutama anak-anak berkendara memasuki dunia Vincent. info/red