PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Rumah Khusus untuk Warga Terdampak Bendungan Kuningan Siap Dihuni

pembangunan rumah khusus
Pembangunan rumah khusus

Surabaya, Pustakalewi.com – Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melalui Direktorat Jenderal Perumahan memastikan rumah khusus (Rusus) untuk merelokasi masyarakat yang terdampak pembangunan Bendungan Kuningan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dapat digunakan untuk segera dihuni dalam waktu dekat. Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 90% lebih.

“Pembangunan rumah khusus untuk relokasi masyarakat yang terdampak pembangunan bendungan Kuningan dapat segera digunakan dalam waktu kurang dari 15 hari. Sejumlah 419 warga yang terdampak akan segera dipindahkan ke rumah khusus ini begitu bendungan Kuningan diresmikan dan dialiri air,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kempupera, Khalawi Abdul Hamid, dalam siaran pers, Kamis (3/6/2021).

Khalawi mengatakan, rumah khusus yang dibangun di Desa Sukarapih, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat sudah dalam proses finishing dan penyelesaian Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU). Pada kegiatan ini, Dirjen Perumahan beserta rombongan memastikan seluruh rumah yang dibangun layak dan dapat segera digunakan. Dalam kegiatan kunjungannya Dirjen Perumahan juga melakukan dialog dengan pihak pelaksana pembangunan serta Bupati Kuningan untuk mengetahui progres serta kendala pembangunan di lapangan.

“Saat ini, progres pembangunan 419 rumah yang terbagi dalam 4 tahap ini sudah mencapai 90%. Pekerjaan pembangunan yang saat ini dilaksanakan adalah pekerjaan pengecatan, instalasi jaringan listrik dan air bersih yang akan segera rampung dalam waktu kurang dari 15 hari. Pekerjaan instalasi listrik dan air bersih akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah dan dibantu Direktorat Jenderal Sumber Daya Air,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan Acep Purnama menyatakan, pemerintah daerah pastikan jaringan listrik dan air bersih akan segera masuk dalam perumahan ini. “Besok tiang-tiang listrik dari PLN sudah mulai masuk beserta dengan gardu listriknya. Dan untuk jaringan air bersih akan segera diusahakan dari PDAM setempat untuk segera menyiapkan jalurnya,” ujar Acep.

Dalam hal penyediaan air bersih, Kempupera juga mengerahkan bantuan dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, dalam melakukan pengukuran Geolistrik untuk menentukan sumber air pendamping PDAM yang dapat digunakan sebagai upaya percepatan penyelesaian rumah khusus ini.Info/red