PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Kampung Melayu Kini Tak Kumuh Lagi Berkat Bedah Kawasan Baznas BAZIS DKI

bantuan baznas
Penerima bantuan baznas

Surabaya, Pustakalewi.com – Rumah-rumah warga di wilayah kumuh dan padat penduduk di RT 10, 11, dan 13 di RW 04 dan 05, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, kini sudah berubah menjadi rumah layak huni dan sehat, setelah dilakukan bedah kawasan melalui program Bedah Kawasan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Amil, Zakat, Infak, dan Sedekah (BAZIS) DKI Jakarta.

Rumah-rumah warga di lokasi tersebut dihuni oleh warga yang tidak mampu. Kondisi rumah mereka tadinya sudah rapuh dan rusak berat serta tidak layak huni. Namun melalui bedah kawasan oleh Baznas BAZIS DKI yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur dan TNI, sebanyak 42 rumah warga yang masuk kategori rusak berat dan tidak layak huni di kawasan itu sudah berubah menjadi rumah-rumah yang asri dan layak huni.

Lurah Kampung Melayu, Jakarta Timur, Setiyawan mengakui bahwa dulu kawasan itu menjadi yang pertama terdampak banjir dan paling lama surutnya.

“Kondisi rumah di kawasan Kampung Melayu (RT 10, 11, dan 13 RW 04 dan 05) memang kumuh, padat dan sering dilanda banjir. Tiap tahun selalu paling pertama terdampak banjir, dan paling lama surutnya. Sehingga rumah di situ kondisinya sudah lapuk dan rusak berat, sementara warganya tidak punya uang untuk memperbaiki. Sekarang sudah bagus sekali. Besar sekali manfaat (program bedah kawasan) yang dirasakan warga,” kata Setiyawan, Rabu (26/5/2021).

Setiyawan menambahkan, warga Kampung Melayu tidak saja merasakan dampak fisik dari bedah rumah, tetapi juga bisa menikmati nilai manfaat lain. Seperti adanya pembekalan dan pelatihan sebagai kampung tangguh yaitu pelatihan kebencanaan, pelatihan UMKM, dan pelatihan pemberdayaan ekonomi. Bahkan warga dapat menikmati fasilitas wifi gratis, dan fasilitas umum untuk ruang interaksi dan kegiatan sosial warga.

Salah satu rumah warga yang dibedah total rumahnya adalah milik Nur Hasanah (55 Tahun). Dijumpai di lokasi, Nur Hasanah menyampaikan sangat bersyukur dan banyak terima kasih kepada Baznas (Bazis) DKI.

“Saya bersyukur sekali ya. Ibu-ibu di sini pada senang semua. Banyak yang bersyukur setelah rumahnya jadi bagus begini. Mungkin ini berkat doa ibu-ibu di sini kali ya, sehingga rumahnya pada di bedah semua. Saat diukur, ibu-ibu pikirnya hanya bedah biasa. Eh, begitu jadi, dibedah semua dan jadi bagus banget, di tingkat tiga. Sehingga kami nggak lagi gelisah dan khawatir kalau ada banjir bisa langsung naik,” kata Nur Hasanah menyampaikan perasaannya setelah rumahnya di bedah Baznas BAZIS DKI.

Warga lainnya, Leli Yuliana, seorang ibu rumah rangga dengan rasa haru mengaku merasa seperti mimpi mendapatkan rumah yang bagus seperti saat ini.

“Alhamdulillh rumah saya yang dulu lapuh, rusak parah, sudah bertahun-tahun ga bisa dibenerin sekrang jadi bagus banget, banget, banget. Ini bener-bener terasa mimpi buat kami, kayaknya ngumpulin uang bertahun-tahun juga ga mungkin rumah kami bisa seperti saat sekrang ini,” cerita Leli Yuliana.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Tarwiyah (73 tahun). “Alhamdulillh seneng banget kita di sini, dulu rumah saya bocor tiap kali hujan sekarang bagus dan tidak bocor lagi setelah di bedah rumah,” kesan Ibu Tarwiyah.

Sementara Ketua Baznas BAZIS DKI Jakarta KH Ahmad Luthfi Fathullah menyampaikan bahwa inovasi program bedah rumah menjadi bedah kawasan merupakan respons atas kebutuhan masyarakat khususnya para mustahik.

“Ini merupakan program optimalisasi penyaluran dana ZIS Baznas (Bazis) DKI kepada para mustahiq. Bentuk penyaluran kepada mustahiq tentu disesuiakn dan dilakukan inovasi dalam bentuk program-program yang diharapkan memiliki nilai manfaat lebih luas. Salah satunya adalah bedah kawasan di Kampung Melayu Jakarta Timur,” kata Kyai Luthfi.

“Penyaluran ke mustahik ini, penentuannya dilakukan melalui prosedur dan asesmen, yang juga pelibatan para stakeholder. Kita juga selalu berkolaborasi dengan berbagai pihak lain dalam optimalisasi penyaluran ZIS Baznas BAZIS DKI Jakarta,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, saat ini rumah bedah kawasan telah selesai dibangun. Hanya saja masih dalam proses akhir yaitu pembangunan sumur resapan dan pembangunan fasilitas penunjang lainnya seperti jalan, ruang bermain anak, ruang kegiatan ekonomi untuk di lantai dasar.

Sumber: BeritaSatu.com