PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Ini Kronologi Klaster Parung Panjang Bogor, Warga Terpapar Covid-19 Usai Halalbihalal

vaksinasi covid 19
vaksinasi covid 19

Surabaya, Pustaka;lewi.com – Awalnya 20 warga Perum II Parung Panjang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, positif Covid-19. Penularan virus ditengarai saat warga perumahan silaturahmi halalbihalal usai Lebaran.

Adapun kronologi berdasarkan data Puskesmas Parung Panjang, penyebaran ketika empat ibu yakni TK, LD, RM, dan EL pada Selasa 11 Mei 2021, melakukan buka puasa bersama di luar lingkungan perumahan.

Tiga hari kemudian yakni Jumat 14 Mei atau pada perayaan Lebaran kedua, TK mengalami gejala demam, batuk, serta pilek. Dua hari berikutnya, Minggu 16 Mei, gejala yang dirasakan TK bertambah hingga pada akhirnya pada Rabu 19 Mei, ia dirujuk ke rumah sakit dan dilakukan swab PCR.

“Hasil PCR, ibu TK dinyatakan positif dan hingga saat ini masih dalam perawatan Rumah Sakit Mitra Keluarga Tangerang,” kata Kepala Puskesmas Parung Panjang, Susi Juniar, Senin (24/5/2021) malam.

Sementara, EL yang mengalami gejala ringan hanya berobat ke klinik. Dua ibu lainnya LD dan RM tanpa gejala dan beraktivitas seperti biasanya.

“Tiga ibu ini, beraktifitas seperti biasa dengan warga sekitar dan melakukan halalbihalal dengan warga selama perayaan Lebaran,” papar Susi.

Pada Sabtu 22 Mei 2021, LD mendengar kesehatan TK belum membaik dan dilaporkan positif Covid-19. Ia bersama suami dan dua anaknya melakukan swab antigen dan hasilnya positif.

Di hari yang sama, EL pun memeriksakan diri bersama suami dan dan anaknya secara mandiri di klinik. Hasilnya pun positif.

“Puskesmas Parung Panjang merespon dengan melaporkan temuan ini ke Satgas kecamatan dan lakukan penelusuran (tracing) dan didapati 43 orang kontak erat,” jelas Susi.

Pada Minggu pagi, 23 Mei 2021, Satgas melakukan tes swab antigen kepada 43 warga perumahan hasil penelusuran kontak erat. Hasilnya, 5 orang positif Covid-19.

“Jadi di klaster Perum II Parung Panjang itu ada 20 orang positif, termasuk ibu RM yang dites Minggu pagi dan 38 orang dinyatakan negatif Covid-19,” tambah Susi.

Susi menambahkan, dari 38 orang yang negatif, ada 8 orang masuk dalam kategori suspek karena mengalami gejala klinis Covid-19.

Sumber: BeritaSatu.com