PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Daniel Rohi Dorong Pemuda Gereja Mengembangkan Sektor-Sektor Ekonomi Kreatif

danrowebinar

Surabaya, Pustakalewi.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Jawa Timur, Daniel Rohi, mendorong pemuda gereja untuk mengembangkan sektor-sektor ekonomi kreatif. Hal ini diungkapkannya dalam acara Webinar “Pemuda dan Peluang Pengembangan Ekonomi Kreatif” yang diselenggarakan secara daring oleh Majelis Agung Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW) pada Senin malam (24/05).

Potensi pengembangan ekonomi kreatif dinilai politisi dari PDI Perjuangan ini sangat besar didukung oleh keberadaan Generasi Z (usia 8-23 tahun) yang proporsinya semakin besar. Kebutuhan dan cara pandang ekonomi generasi ini tentu berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya.

Dalam webinar yang diselenggarakan dalam rangka Bulan Kesaksian dan Pelayanan GKJW ini, Daniel Rohi mengemukakan cara pandang sebagai bagian dari pemerintah daerah yang punya fungsi utama dalam melakukan regulasi dan mamfasilitasi pengembangan ekonomi kreatif.

“Ada banyak fungsi fasilitasi pemerintan di sini, diantaranya adalah pembangunan infrastruktur, akses permodalan, pengembangan kemampuan, dan sumber daya manusia,” ujar anggota Komisi B DPRD Jawa Timur ini.

Dari data yang dipaparkan disebutnya bahwa sektor ekonomi kreatif yang dominan di Jawa Timur ada di sektor kuliner, kriya, dan fashion.  Dengan kondisi ini, gereja disebutnya juga punya peran penting dalam ikut membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk pengembangan ekonomi kreatif generasi muda.

Lebih lanjut, Daniel Rohi memaparkan bahwa generasi muda gereja dalam mengembangkan ekonomi kreatif harus memperlengkapi diri dengan kecakapan, adaptif terhadap perubahan, dan penguasaan teknologi yang haus terus diperbaharui.

Dalam webinar ini juga menghadirkan pemaparan dari Natalia Hera Setiawati, Manajer Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), sebuah lembaga sosial yang didirikan oleh Gojek pada tahun lalu sebagai salah satu upaya tanggungjawab sosial perusahaan.

Natalia lebih banyak memberikan praktik baik dan pembelajaran apa yang sudah dilakukan lembaganya serta beberapa peluang dari sektor privat untuk pengembangan ekonomi kreatif yang bisa diakses pemuda-pemudi gereja.

Reporter: Santo