PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Bisnis Ritel Membaik, Penjualan Matahari Putra Prima Meningkat

matahari putra prima
Matahari Putra Prima

Jakarta – Bisnis sektor ritel kian membaik akhir-akhir ini. Alhasil, kinerja sektor, seperti PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) ikut terdongkrak.

Corporate Secretary Matahari Putra Prima Danny Kojongian, Senin (24/5/2021), mengatakan per April 2021 perseroan mencatat penjualan Rp 721 miliar atau naik 28% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan penjualan didorong oleh penjualan makanan, terutama fresh foodpersonal carehomecare, dan pharmaceutical.

Sejalan dengan kenaikan tersebut, MPPA juga mencatat peningkatan pangsa pasar atau market share. Menurut perhitungan Nielsen IQ Indonesian Retailer Performance Weekly yang membandingkan total penjualan MPPA terhadap 10 supermarket dan 3 hypermarket dalam 111 kategori produk grocery, market share-nya mencapai 24,2%. Penguasaan pangsa pasar tersebut lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya sebesar 19%.

Melihat pencapaian tersebut, manajemen optimistis mampu meraup pendapatan hingga Rp 8 triliun pada akhir tahun ini. Target tersebut naik 19% dibanding realisasi pendapatan pada 2020 sebesar Rp 6,75 triliun.

Demi memuluskan target tersebut, perseroan berencana menambah modal Rp 500 miliar hingga Rp 800 miliar guna memperkuat neraca perseroan dan menjadi modal kerja.

Analis Danareksa Sekuritas Andreas Kenny menilai aktivitas ekonomi, terutama di Jakarta, telah membaik. Pertumbuhan rata-rata penjualan tiap toko atau same store sales growth (SSSG) retailer bulanan sudah double digit dibanding posisi April tahun lalu.

“Jadi, semua retailer merasakan improvement, baik operasional maupun financial performance tahun ini,” kata Andreas Kenny.

Terkait aksi korporasi PT Matahari Putra Prima Tbk yang akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue untuk mengurangi posisi utang yang mayoritas digunakan untuk modal kerja, Andreas Kenny menilai hal tersebut positif bagi kinerja perseroan.

“Aksi korporasi itu bisa membantu menyehatkan kinerja MPPA,” ucapnya.

Per akhir Desember tahun lalu, Matahari Putra Prima mengoperasikan toko Hypermart, Foodmart Primo, Smart Club, Hyfresh, dan Boston Health & Beauty, serta FMX, Jumlahnya mencapai 208 gerai di 73 kota Indonesia dengan jaringan 3.400 pemasok.

Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/5/2021), harga saham MPPA ditutup pada posisi 1.155 atau menguat 55 poin atau 5,00%.info/red