PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Ditengah Pandemi, Pemprov Gelar Pesta Meriah Gubernur Khofifah

pesta ultah khofifah
Suasana pesta ulang tahun Gubernur Jatim

Surabaya – Viralnya video kerumunan saat pesta perayaan hari ulang tahun dan pemberitaan di sejumlah media masa, hal tersebut menjadi tamparan buat Gubernur dan Wakilnya yang seakan-akan abaikan aturan prokes.

Menanggapi hal tersebut, tak sedikit masyarakat yang terus menerus mencibir melalui medsos.

Masyarakat tersebut nampaknya kian memuncak pasca viralnya video pesta ulang tahun di yang diadakan di Gedung Negara Grahadi.

Tak berselang berapa lama akun Instagram milik Gubernur Khofifah Indar Parawansa banjir komentar netizen.

Banyak netizen yang mengkritik orang nomor satu di Jatim itu karena menggelar pesta pandemi Covid-19.

Dari pantauan, video tersebut diketahui diambil pada Rabu (19/5/2021) malam di rumah dinas kompleks Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Surabaya.

Pemprov Jatim sebelumnya telah menegaskan acara itu digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat.

Menganggapi hal tersebut Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono menanggapi dan membenarkan terkait video yang viral tersebut, bahwa acara itu merupakan acara memperingati HUT Gubernur Jatim Gubernur Jatim Bahkan, Heru menyatakan bahwa dirinya yang menginisiasi acara tersebut.

Pada perayaan hari kelahiran Gubrrnur Jatim, diundang para anak yatim dan dihadiri secara terbatas oleh beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim.

“Acara itu menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat. Di samping itu, Kepala OPD Pemprov Jatim yang ikut hadir selama ini secara rutin, maksimal sebulan sekali, melakukan tes swab PCR. Dan saat ini tidak ada yang terkonfirmasi Covid-19,” katanya, Jumat (21/5/2021).

“Kami bersama beberapa kepala OPD berinisiatif merayakan tasyakuran HUT Ibu dengan mengundang anak yatim. Jadi memang kegiatannya sangat terbatas, dan hanya untuk Kepala OPD saja yang jumlahnya 30 orang,” terang Heru.

Heru menambahkan, bahwa tasyakuran itu sengaja dilaksanakan di ruang terbuka tepatnya di halaman rumah dinas yang cukup luas. Ini penting, untuk menjaga sirkulasi dan keamanan. Dengan demikian akan bisa meminimalkan terjadinya kemungkinan penularan. Antar meja pun berjarak kurang lebih 3 meter. Sementara antar tamu diminta menjaga jarak 1 meter.

“Kalaupun terdapat beberapa foto yang mungkin dimiliki masyarakat di mana hadirin tampak ada yang melepas masker, hal tersebut dikarenakan sedang makan. Foto-foto yang diunggah ke beberapa media bukanlah kondisi sesungguhnya pada saat kegiatan tasyakuran ulang tahun Gubernur Khofifah Rabu malam,” katanya.

Sementara salah satu pemilik usaha Warung Kopi di kawasan Jalan Kartini sebut saja Ibrahim (43) mengatakan sangat disayangkan sekali tindakan tersebut yang bisa membuat masyarakat tidak patuh dengan prokes.

“Oalah, sayang sekali yang melanggar kok gubernur dan wakilnya dengan menggelar perayaan ulang tahun” katanya, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (22/5/2021).

Hal ini, lanjutnya, menjadi kado istimewa untuk Gubernur dari masyarakat Jatim yang taat sama prokes.

“Aneh sekali, kita di larang mudik, dilarang luar kota, dilarang kerumunan. Tapi ini malah sbaliknya, mengundang bintang tamu nasional, melakukan kerumunan. Pantes deh dapat kado hujatan” tutup Ibrahim.

Postingan video yang viral, dalam video terlihat banyaknya orang yang berkumpul tanpa mengindahkan protokol kesehatan, diantaranya banyak yang berkerumun dan tidak menjaga jarak, terlebih saat band mulai tampil.

Setelah melihat video viral ini followers dari akun @lovesuroboyo pun berkomentar mengenai acara yang digelar wanita nomor satu di Jatim tersebut. Mereka sangat kecewa dengan acara yang digelar pasca aturan pelarangan mudik diberlakukan.***