PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Tawuran Maut Kemayoran

Polisi Ringkus Pelaku Tawuran maut
Polisi Ringkus Pelaku Tawuran Maut

Jakarta – Tekad Polri memberantas segala tindak kejahatan tak akan pernah ada kata henti. Seperti halnya kali ini, Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) berhasil mengungkap para pelaku tawuran di Kemayoran yang menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Ungkap kasus ini diketahui dari press conference yang digelar di halaman Polres Metro Jakpus yang dihadiri Wakapolres, AKBP Setyo Koes Heriyanto, Kasat Reskrim, AKBP Teuku Arsya Khadafi, Kapolsek Kemayoran, Kompol Ewo Samono, dan Komisioner KPAI, Putu, Kamis, (20/05/2021).

Sebelumnya, Rabu (19/5/2021) sekitar pukul 03.30 WIB dini hari telah terjadi tawuran antar dua kelompok remaja yaitu remaja Harapan Mulia dengan remaja Utan Panjang III Kemayoran, Jakarta Pusat.

Tanpa menunggu waktu lama, respon cepat dan kerjasama antara Satreskrim Polres Metro Jakpus dan Unit Reskrim Polsek Kemayoran akhirnya membuahkan hasil. Kurang dari 1×24 jam 8 pelaku berhasil diringkus.

“Masing – masing berinisial, RR alias A (15), MF alias P (17), ADL alias A (15), MD alias D (15), APS alias P (24), ZFG alias K (22). Sedangkan S (18), dan MSL alias M kita temukan positif mengkonsumsi narkoba,” beber AKBP Setyo Koes Heriyanto.

Wakapolres Metro Jakpus mengatakan alasannya pengungkapan kasus tawuran Kemayoran ini menghadirkan komisioner KPAI. Pihaknya kata AKBP Setyo Koes Heriyanto merasa prihatin beberapa pelaku masih dibawah umur.

“Sehingga anak – anak ini nantinya harus mendapatkan edukasi dan sadar bahwa perilakunya tidak baik,” ujarnya.

Lebih jauh dirinya menerangkan korban dengan inisial ML (31) meninggal karena luka pada bagian perut akibat terkena senjata tajam. Ia mengatakan modus operandi pada kedua kelompok ini masing-masing ingin unjuk kekuatan.

“Pada saat diamankan, semua pelaku diketahui telah mengkonsumsi minuman beralkohol. Bahkan sewaktu di test urine, dua orang pelaku positif menggunakan narkoba jenis sabu,” tandasnya.

Perwira dengan dua melati di pundak ini mengingatkan peredaran narkoba memberikan stimulan dimana penggunanya menjadi berani sampai melakukan hal keji, seperti membunuh.

“Kita masih dalami kejadian ini. Siapapun dibelakangnya, entah itu bandar narkoba atau premanisme akan kita kejar dan kita tangkap,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus, AKBP Teuku Arsya Khadafi menjelaskan pihaknya menjerat pelaku dengan Pasal 170 KUHAP tentang tindak pidana pengeroyokan dan pelaku yang positif menggunakan narkoba akan ditambah Pasal 112 Jo Pasal 127 tentang Undang-Undang Narkotika.

Komisioner KPAI, Putu apresiasi kinerja Satreskrim Polrestro Jakpus dan Unit Reskrim Polsek Kemayoran. Putu menjelaskan kejahatan yang terjadi saat ini bukan hanya dilakukan oleh orang dewasa saja, akan tetapi anak – anak atau remaja juga sangat berani melakukan tindak kejahatan seperti halnya orang dewasa.

“Namun tak dipungkiri jika para orang – orang dewasa ini menyuruh,” ungkapnya.

Dirinya berpesan jika peran orang tua dan tokoh masyarakat dalam memantau anak serta remaja di lingkungan belum maksimal, maka jangan salahkan bila terjadi hal demikian.

Kapolsek Kemayoran, Kompol Ewo Samono menginformasikan sejak malam tiga pilar bersama tokoh masyarakat dibantu organisasi kemasyarakatan (ormas) telah membuat pos penjagaan dan berjaga di perbatasan antar kedua wilayah tersebut guna antisipasi terjadinya tawuran.

“Malam ini kita juga akan mengadakan pertemuan bersama tokoh masyarakat untuk sosialiasi dan koordinasi pencegahan terjadinya tawuran,” pungkasnya. inffo/red