PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Hasil Pilkada Kabupaten Rokan Hulu Kembali Digugat

mkri

Jakarta – Mahkamah Konstitusi menggelar persidangan pendahuluan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHP Kada) Kabupaten Rokan Hulu pada hari rabu (19/05) pukul 08.00 WIB. Persidangan yang teregistrasi dengan nomor perkara 140/PHP.BUP-XIX/2021 ini diajukan oleh Hafith Syukri-Erizal yang merupakan Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut tiga (3).

Pada Sidang Pengucapan Putusan, Senin (22/3) lalu, MK mengabulkan untuk sebagian permohonan serta memerintahkan KPU Kabupaten Rokan Hulu (Termohon) untuk melakukan pemungutan suara ulang di 25 TPS yang ada di area perkebunan PT Torganda di Desa/Kelurahan Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara . Selain itu, MK juga memerintahkan kepada Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) untuk melakukan supervisi dan koordinasi dengan KPU Provinsi Riau dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rokan Hulu dalam rangka pelaksanaan amar putusan tersebut.

Pasca dilakukan pemungutan suara ulang di 25 TPS yang ada di area perkebunan PT. Torganda, Desa/Kelurahan Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara, Hafith Syukri-Erizal yang merupakan Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut Tiga (3) pada PHP Kada Rokan Hulu melaporkan pelaksanaan hasil perhitungan suara ulang pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PHP.BUP-XIX/2021 dan mengajukan Permohonan Pembatalan Keputusan KPU Kabupaten Rokan Hulu Nomor 49/PL.02.6-Kpt/1406/KPU-Kab/IV/2021 sepanjang hasil perolehan pemungutan suara ulang di 25 TPS dalam kawasan perkebunan PT. Torganda.

Berdasarkan hasil keputusan KPU Rokan Hulu Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi paslon nomor urut 3 memperoleh 90.094 suara diluar 25 TPS yang diadakan pemungutan suara ulang dan 476 suara dalam pemungutan suara ulang di 25 TPS yang ada di area perkebunan PT. Torganda. Jadi total perolehan suara pemohon adalah 90.570 suara. Sedangkan Sukiman dan Indra Gunawan (Paslon nomor urut 2) memperolehan 89.736 suara diluar 25 TPS yang diadakan pemungutan suara ulang dan 2.070 suara dalam pemungutan suara ulang di 25 TPS yang ada di area perkebunan PT. Torganda. Jadi total perolehan paslon nomor urut 2 adalah 91.806 suara. Paslon nomor urut 2 unggul 1.236 suara dibanding Pemohon.

Menurut Pemohon hasil perolehan suara di 25 TPS yang dilakukan Termohon di area perkebunan milik PT. Torganda sudah tidak genuine merupakan suara dan aspirasi masyarakat pemilih, hal ini dikarenakan terjadi mobilisasi pemilih yang dilakukan oleh PT. Torganda untuk kepentingan paslon nomor urut 2. Terjadi politik uang yang dijanjikan oleh PT. Torganda kepada pemilih agar memilih paslon nomor urut 2. Dengan demikian paslon nomor urut 2 telah melakukan pelanggaran yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif yang mempengaruhi perolehan hasil suara.

Untuk itu dalam petitiumnya pemohon meminta Mahkamah untuk membatalkan Keputusan KPU Kabupaten Rokan Hulu Nomor 49/PL.02.6-Kpt/1406/KPU-Kab/IV/2021 sepanjang hasil perolehan pemungutan suara ulang di 25 TPS dalam kawasan perkebunan PT. Torganda dan menetapkan paslon nomor urut 3 Hafith Syukri-Erizal sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hulu.

Sumber: Siaran Pers Mahkamah Konstitusi 19 Mei 2021