PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Mahasiswa Asing Universitas Narotama Juarai Lomba Essay dengan Go-IELTS

IMG 20210510 WA0002
Victor Dacosta (ost)

Surabaya,pustakalewi.com – Keterbatasan bahasa tidak menghalangi Victor Da Costa Monteiro, mahasiswa asing Universitas Narotama, untuk mengikuti lomba essay atau karya tulis ilmiah, yang mengharuskannya mempresentasikan ide dalam bahasa Indonesia. Bahkan mahasiswa asal Timor Leste itu mengaku sangat menyukai lomba-lomba tersebut dan sudah mengikuti lebih dari 35 lomba sejak tahun 2019.

Kali ini, ia mengikuti kompetisi essay yang menjadi bagian dari Sharia Accounting Event Days (SACVEDS) yang diadakan oleh IAIN Madura. Victor berhasil membawa pulang piala juara 1 dalam kompetisi tersebut dengan mengangkat essay yang membantu mahasiswa mendapatkan beasiswa luar negeri.

“Essay saya yang menjadi juara ini merupakan essay saya yang ke-7 dalam satu bulan terakhir. Essay ini mengangkat masalah yang bisa dikatakan jarang diperhatikan oleh banyak orang, namun menjadi sebuah hal penting bagi mahasiswa atau siapapun yang memiliki keinginan untuk mendapatkan beasiswa seperti LPDP, Chevening Scholarsip, Fulbright Scholarship dan lainnya,” ujar mahasiswa jurusan Akuntansi itu.

Untuk mendapatkan beasiswa-beasiswa impian itu, kita harus memiliki skor IELTS (International English Language Testing System) yang cukup sesuai syarat. Namun, kebanyakan tempat kursus dan tes IELTS menarik biaya yang sangat mahal dan menghambat banyak orang yang memiliki kendala finansial. “Jadi di essay ini, saya menghadirkan sebuah solusi yang saya namakan Go-IELTS. Go-IELTS ini merupakan aplikasi yang didesain khusus untuk pembelajaran dan uji IELTS. Aplikasi ini telah menyediakan materi dan ujian IELTS sesuai standar IELTS (listening, reading, writing, speaking),” ungkap pria kelahiran 11 Agustus 1998 itu.

Materi dalam aplikasi Go-IELTS, lanjut Victor, dapat berupa video, teks dan soal-soal latihan. Saat memasuki aplikasi, terdapat pre-test dan post-test. “Aplikasi ini juga menyediakan fitur yang menyediakan e-certificate setelah pengguna melakukan pre dan post test dan terdapat room chat yang dapat digunakan oleh para pengguna untuk berdiskusi. Sehingga, Go-IELTS bisa menjadi solusi untuk kita yang terkendala finansial agar dapat mengejar impian,” katanya.

Victor sebenarnya sedikit bingung kenapa dia bisa menjadi juara 1 dalam lomba essay kali ini, karena presentasi peserta dan finalis lainnya yang juga bagus dan ide mereka yang menarik. “Belum lagi semua peserta berangkat dengan tim yang terdiri dari 2-3 orang, tapi saya berangkat sendiri dan merupakan mahasiswa asing. Tapi karena juri menyukai permasalahan yang saya angkat dalam karya ini beserta solusi yang saya tawarkan, mungkin itu yang bisa membuat saya meraih juara 1,” ujarnya.

Victor pun merasa senang dan bersyukur dengan prestasinya, dan mengaku akan terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya agar bisa mengikuti kompetisi-kompetisi lain. “Dosen saya mengarahkan saya untuk memiliki target yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. Jadi target saya berikutnya adalah untuk menulis artikel ilmiah yang dapat diterima untuk diterbitkan, menjuarai lomba karya tulis ilmiah nasional dan mengikuti lomba artikel ilmiah internasional,” tutupnya. pr/red