PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Jajal Sepeda Listrik Le Bui, Sandiaga Uno Keliling Sirkuit Mandalika

sandiaga mandalika
Sandiaga Uno

Surabaya,pustakaalewi.com – Salah satu kekhasan sirkuit Mandalika NTB adanya gravel sirkuit terpanjang di dunia yakni 187 meter. Menparekraf Sandiaga Uno meninjau pembangunan sirkuit Mandalika dengan mengendarai sepeda listrik “Le Bui” hasil karya anak didik STIP Industrial NTB.

Menparkeraf mengungkapkan kini lapisan pertama sudah tersambung dengan lintasan sepanjang 4,3 km. Diharapkan, pelapisan tahap selanjutnya akan selesai pada Juli 2021 untuk menyambut penyelenggaraan World Superbike (WSBK) pada November 2021.

“Saya makin optimis seperti yang disampaikan Gubernur NTB Pak Zulkieflimansyah dan Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Pak Abdulbar M Mansoer, bahwa sebelum digelar event MotoGP, pada November 2021 rencananya ajang World Superbike (SBK) akan digelar dahulu,” kata Menparekraf.

Ia mengungkapkan, dua ajang internasional ini tentu akan menarik banyak wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang ke Mandalika, sehingga sudah seharusnya ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, misalnya masyarakat yang sudah menerima ganti untung lahan, dananya bisa dipakai untuk modal usaha.

“Kami dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan terus membantu semaksimal mungkin agar International Street Circuit pertama di dunia ini bisa cepat selesai sesuai target, SBK sudah bisa digelar November 2021 dan 2022 MotoGP menyusul,” ungkap Sandiaga.

Menparekraf juga meninjau progres pengadaan tanah Penlok-2 di KEK Mandalika. Dengan total lahan seluas 6,5 hektar, Penlok-2 akan menjadi bagian Jalan Kawasan Khusus (JKK) yang digunakan sebagai lokasi balap MotoGP dan WSBK. Serta sebagai fasilitas penunjang seperti paddock, pit building, medical center, dan lainnya.

Mengenal Sirkuit Mandalika

Sirkuit Mandalika sebagai tuan rumah
Kejuaraan World Superbike (WSBK) di November 2021 dan MotoGP 2022. Sirkuit Mandalika dinobatkan sebagai street circuit pertama di dunia yang digunakan untuk ajang balap dunia WSBK dan MotoGP. Sirkuit ini mempunyai pemandangan laut dengan hamparan pantai pasir putih dan perbukitan yang indah.

l3
Menparkeraf berkeliling sirkuit Mandalika

Sirkuit mendapat lisensi sirkuit kategori A, sehingga bisa menyelenggarakan ajang balap dunia lainnya, seperti Grand Prix, Supersport, Superstock, Endurance, Junior Moto3, hingga eBike.

Antusiasme para pecinta otomotif terhadap ajang balap di Sirkuit Mandalika luar biasa. Saat pre-booking MotoGP dibuka bulan Januari lalu, 10.000 kuota sudah habis dipesan sebelum masa waktu berakhir.

Sepeda Listrik Le Bui Karya Anak Bangsa

Sementara itu, sepeda listrik Le Bui yang dikendarai Menparkeraf adalah karya putra Lombok yang telah menembus pasar dunia.

Sepeda listrik dibuat Gede Sukarmati Jaya putra asli NTB sejak 2016. Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat mencoba sepeda tersebut di STI Park Banyumelek mampu menempuh jarak 30 Km untuk sekali pengisian daya 2 sampai 4 jam.

l2
Sepeda listrik Le Bui

Gede Sukarmati Jaya menggagas sepeda listrik merupakan hobinya sejak kecil. Ia lantas membeli sepeda biasa dan dipasang elektro kit. Sepeda listriknya pun berkembang dengan desain menarik lantas diuplod ke medsos, hingga disukai banyak orang. Seratus unit sepeda listrik Le Bui diekspor ke Benua Asia, Amerika dan Australia.

Pembuatan sepeda listrik memakan waktu sebulan, karena handmade dan dibandrol kisaran 15 juta rupiah. Mesin 350 Watt, baterai yang 40 volt, kecepatan di bawah 30 km/jam.aira/red