PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

API Surabaya Rayakan Paskah melalui Seminar Bertema Kebangsaan

api1
Pdt. Heny Ketua API Surabaya Menyampaikan Sambutan

Surabaya,Pustakalewi.com – Perayaan Paskah yang digelar oleh Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Pendeta Indonesia (DPC API) Kota Surabaya dilaksanakan melalui seminar daring yang bertujuan menanamkan wawasan kebangsaan.

Seminar bertajuk “Paskah dalam Wawasan Kebangsaan” ini digelar Sabtu (17/04) dengan menghadirkan tiga narasumber: Pdt. Brigjen TNI (Purn.) Drs. Harsanto Adi Soekamto, S.M.M., M.Th. selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat API, Yordan Malino Batara-Goa, ST., M.Si., anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, dan Gratia Victori A. Pello selaku aktivis pelayanan.

Ketua DPC API Kota Surabaya, Pdt. Heny, M.Th., dalam sambutannya sebelum memasuki sesi seminar mengharapkan kegiatan ini bisa memperlengkapi peserta untuk menjadi saksi-saksi Kristus. Selain itu Pdt. Heny juga melaporkan beberapa program API Surabaya yang sedang berjalan seperti program pendaftaran vaksinasi.

Pdt. Ir. Djoni Setiono selaku ketua DPD API Provinsi Jawa Timur dalam sambutan kedua menyampaikan apresiasi kepada DPC Surabaya atas terselenggaranya acara ini yang dianggap bisa menyuarakan suara-suara kenabian.

Dalam sesi pertama seminar yang dimoderatori oleh Pdt. Agustinus Hari ini, Pdt. Harsanto Adi menyampaikan presentasi berjudul “Peluang dan Tantangan Umat Kristen untuk Berkiprah di Kebangsaan”. Tantangan yang dimaksud adalah ancaman intoleransi dan radikalisme keagamaan akhir-akhir ini. Namun juga muncul peluang dan perbaikan kondisi di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, diantaranya adalah keberanian pemerintah mencabut status hukum lembaga yang terkait dengan radikalisme, SKB 3 Menteri tantang seragam sekolah, dan pengangkatan Kapolri yang baru.

Pdt. Harsanto Adi yang juga menjabat di Pengurus Pusat Gereja Gerakan Pentakosta (GGP) ini memberikan tiga konklusi sekaligus ajakan yaitu: meningkatkan dukungan umat Kristen kepada program-program pemerintah, mendorong segera  disahkan RUU BPIP, dan memperkuat tiang kebangsaan.

Yordan M. Batara Goa, anggota DPRD Jawa Timur, juga menyampaikan kekhawatiran yang sama dengan pembicara pertama terkait semakin meningkatnya tindakan intoleransi keagamaan. Politisi dari PDI Perjuangan ini juga menyebutkan beberapa contoh kasus yang terkait dengan pendirian rumah ibadah Kristen di Jawa Timur. Diantaranya adalah yang terjadi pada GPdI Alfa Omega Surabaya, GBI HOG Surabaya, HKBP Benowo Surabaya, HKBP Jombang, GSJA Loceret Nganjuk, GKI Kota Blitar, GKJW Ngimbang Lamongan, dan GpdI Bangsal Mojokerto.

Sementara itu Gratia Pello lebih banyak memberikan materi tentang pelayanan multi etnis dengan referensi pada pelayanan yang telah dikerjakan Kristus. Dalam kondisi sekarang, tema ini tentu sangat relevan dan mendapat respon positif dari peserta acara.

Seminar Paskah ini diikuti oleh 59 peserta yang terdiri dari para pengurus API di tingkat Surabaya dan Jawa Timur, pendeta, hamba Tuhan, dan aktivis dari berbagai gereja dan lembaga pelayanan.

Reporter: Andika

Penyunting: Santo