PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Ketua DPD RI Ingatkan Fokus Pembangunan untuk Daerah

lanyalla dies natalis

Jakarta, Pustakalewi.com – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar perayaan hari ulang tahunnya yang ke-16 atau memasuki periode keempat sejak sistem bikameral diterapkan di parlemen.

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, melalui sambutan peringatan HUT DPD RI pada Kamis (01/10) di Gedung Nusantara IV Komplek Parlemen Senayan Jakarta mengingatkan kembali fokus pembangunan yang harus lebih banyak diarahkan pada kepentingan daerah.

Pada kesempatan itu, senator yang mewakili daerah pemilihan Provinsi Jawa Timur ini menggelorakan semangat DPD RI dengan semboyan “dari daerah untuk Indonesia sebagai wujud dari partisipasi dan kontribusi daerah sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Perkembangan dan dinamika daerah pasca reformasi disebutnya menemui tantangan dalam memaksimalkan potensinya.

“Sejak 1999 hingga 2014 terdapat 223 Daerah Otonom Baru (DOB) yang dibentuk. Jumlah ini terdiri dari 8 provinsi, 181 kabupaten, dan 34 kota. Berkaca dari hasil evaluasi Kemendagri-Bappenas, dari 223 DOB tersebut banyak daerah yang menggantungkan perekonomiannya dari APBN dikarenakan Pendapatan Asli Daerahnya lebih kecil dari dana transfer pusat”, ucapnya.

Kondisi ini tentu saja tidak ideal, oleh karena itu daerah harus terus melakukan pembenahan melalui inovasi dan kebijakan daerah yang tepat untuk mendongkrak pendapatan daerah. Di sisi lain, pemerintah pusat disebutnya juga punya peran untuk membantu dan kerjasama denga pemerintah daerah alam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah sehingga daerah tidak selalu bergantung kepada pendanaan dari pusat.

Di sinilah peran DPD harus dimaksimalkan terutama dalam mendorong terbitnya regulasi pendukung. Salah satunya adalah Peraturan Pemerintah tentang Tata Cara Pembentukan, Pemekaran dan Penggabungan Daerah serta Peraturan Pemerintah tentang Desain Besar Penataan Daerah (Desartada) sebagai kebijakan nasional yang berperan sebagai peta jalan penataan daerah otonom di Indonesia hingga tahun 2025.

Di akhir sambutan, LaNyalla kembali mengingatkan kepada seluruh anggota DPD RI untuk terus menjaga marwah dan martabat DPD RI dengan bersikap sebagai negarawan, menjaga soliditas, dan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dan daerah.

Editor: Santo/Dachlan