PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

PGIS Surabaya Siapkan Duta Oikumene untuk Berkarya di Kota Surabaya

pgis retreat

Surabaya, Pustakalewi.com – Pemuda-pemudi Kristen Kota Surabaya yang tergabung dalam Youth PGIS Surabaya, (Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia Setempat) Surabaya, menggelar kegiatan retreat, dengan mengangkat tema Inside Out. Kegiatan ini diadakan di Villa Permata Biru, Trawas, Mojokerto pada Sabtu (17/11) dan Minggu (18/11).

Kegiatan retreat ini biasanya dimaknai sebagai gagasan untuk sementara waktu menjauhkan diri sendiri dari lingkungan keseharian. Retreat dapat dilakukan untuk alasan yang berhubungan dengan kebutuhan spiritual, menghindari stres, menjaga kesehatan, bagian dari gaya hidup, ataupun hal-hal sosial dan ekologis lainnya.

Pertemuan ini dihadiri oleh lebih dari seratus pemuda-pemudi Kristen dari beberapa denominasi gereja di kota Surabaya seperti GKJW, HKBP, GPIB, GPN, GKI, GKIN, GMIST, Methodist Indonesia, GKSI dan GKIN. Kegiatan retreat Youth PGIS Surabaya juga sempat dihadiri oleh Pdt Indro Sujarwo, Ketua Umum PGIS Surabaya.

“Tujuan diadakan pertemuan ini, yang pertama adalah untuk membuka wawasan pemuda pemudi gereja supaya mampu mengenali antar denominasi gereja Yang nantinya diharapkan mereka ini dapat bersekutu bersama. Kemudian berkumpul untuk beykarya positif bagi Kota Surabaya,” ujar Ermis Yohanes sebagai ketua panita.

Kegiatan ini dibagi beberapa sesi, salah satu nya adalah sesi duta oikoumene. Seperti yang disampaikan oleh Pdt Andri Purnawan dari GKI Darmo Satelit, dalam sesi  ini pemuda pemudi gereja diajarkan dan diingatkan kembali tentang semangat oikoumene. Kemudian untuk poin berikutnya adalah bagaimana para pemuda ini menghadapi tantangan zaman kedepan. Pemuda kristen khususnya diharapkan juga peduli terhadap persoalan persoalan sosial dan kebangsaan.  Mampu berperan dalam mewujudkan keadilan, kesejahteraan di tengah-tengah Bangsa Indonesia.

“Kegiatan retreat atau pertemuan pertemuan dan ruang dialog seperti ini, sangat menarik, dan rasanya wajib diadakan. Harapan saya bisa menjadi agenda rutin sebab saya melihat hal ini perlu untuk pemuda Kristen, pemuda-pemuda gereja, supaya semangat dan pemahaman pemuda kristen tentang oikoumene terus diperbarui dan ditingkatkan. Kemudian selain menambah wawasan ya kita juga bisa nambah kenalan,” ungkap Hizkia Trianto, salah satu peserta yang menjadi Humas KPPM (Komisi Pembinaan Pemuda dan Mahasiswa) GKJW Rungkut Surabaya.

Reporter: Hizkia

Editor: Santo