PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Jelang Demo Buruh, Kapolres Kumpulkan Serikat dan Aliansi Buruh Se-Sidoarjo

polres sidoarjo

Sidoarjo, Pustakalewi.com – Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada aksi buruh yang rencananya akan melibatkan lima Kota dan berpusat di Surabaya akhir bulan ini, Polres Sidoarjo bersama para serikat dan aliansi buruh se-Sidoarjo dan dinas terkait lakukan rapat koordinasi pada Jumat (27/10).

Dalam pertemuan yang diadakan oleh Polresta Sidoarjo tersebut dihadiri antara lain Kepala Disnakertrans Jatim Seriadjit, Kepala Disnakertrans Kab. Sidoarjo Husni Thamrin, Presidium Persatuan Pekerja Buruh Sidoarjo (PPBS) Soekardji dan pimpinan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) lainnya.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji mengatakan mereka (perwakilan serikat pekerja, red) dikumpulkan untuk didengar tuntutan atau aspirasi yang akan disampaikan buruh pada aksi 31 Oktober mendatang. Dan sebagai instansi yang bertanggung jawab penuh atas keamanan dan kenyamanan masyarakat, Polresta Sidoarjo akan mengawal penuh aksi tersebut.

”Dengan koordinasi seperti ini, saya berharap bisa mengetahui keinginan buruh dan aspirasinya bisa disampaikan secara tertib dan aman,” katanya.

S‎ebagai salah satu wilayah yang menjadi titik kumpul atau kordinasi dengan elemen buruh lainnya sebelum berangkat ke kantor gubernur, pihak Kapolres mengharapkan aksi tidak mengganggu ketertiban lainnya.

“Polisi akan mengawal para pengunjuk rasa sampai batas kota lainnya agar aksinya berjalan aman dan tertib. Begitu juga sebaliknya, saat rombongan buruh pulang, tetap kami kawal sampai batas ke kota tujuan,” tandasnya.‎

Sementara itu dari Presedium PPBS Soekardji menjelaskan, aksi buruh akhir bulan nanti akan melibatkan ribuan buruh dari 5 kota yang masuk ring l. Diantaranya buruh dari Sidoarjo, Pasuruan, Mojokerto, Surabaya dan Gresik. “Dalam aksi nanti buruh akan menuntut dan akan tetap menolak upah murah. Kita tetap menolak PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan,” paparnya.

Selain tuntutan diatas, pihaknya bersama buruh lainnya akan selalu melindungi buruh lainnya dari perusahaan lainnya yang semena-mena melakukan PHK adanya rasionalisasi karena modernisasi teknologi IT. “Perusahaan yang nakal dengan melakukan pelanggaran dan melakukan PHK sepihak kami harap harus ditindak,” tegasnya.‎

Reporter: Andri