PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Himawan Estu: LSM dan Masyarakat Sipil Harus Lebih Adil Menilai

IMG 20150425 194003

Surabaya, Pustakalewi.net – Permasalahan hak anak menjadi hal yang amat penting di Jawa Timur. Berbagai LSM dan unsur masyarakat sipil di Jawa Timur juga ikut membantu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus juga mengawal berbagai pelaksanaan kebijakan pemerintah.

Dalam upaya mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut tak jarang muncul penilaian miring dan kritisi. Dr. Himawan Estu Bagijo, kepala biro hukum Pemerintah Provinsi Jawa Timur, mengungkapkan bahwa kadangkala kritisi LSM dan unsur masyarakat sipil seringkali tidak adil dalam menilai kinerja pemerintah di bidang kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi pembicara lokakarya implementasi hukum tentang hak anak di Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Yayasan Pondok Kasih, JKLPK Region Jatim, BAMAG Kota Surabaya, dan Surabaya Children Crisis Centre (SCCC) di Keputih Surabaya Senin siang (20/04).

“LSM-LSM harus lebih fair menilai pemerintah, misalnya dalam hal kasus kekerasan anak, disebutkan Jawa Timur yang paling banyak, ya itu pasti karena jumlah penduduk Jawa Timur paling banyak, coba kalau dibuat persentase,” ungkapnya menyoroti berbagai indikator yang sering dirujuk dalam menilai kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur.

Dr. Himawan dalam pemaparannya dihadapan lebih dari 100 peserta lokakarya ini juga menyatakan bahwa pemerintah (Pemprov Jatim) terus melakukan upaya-upaya perbaikan yang melibatkan juga unsur-unsur masyarakat sipil. “Misalnya, kami sedang mengawal perda mengenai hak anak bagi masyarakat miskin”, ujarnya.

Disebutkan juga tentang adanya dukungan dana bagi organisasi bantuan hukum yang menangani kasus-kasus masyarakat yang diperuntukkan bagi lembaga-lembaga masyarakat sipil yang sudah mempunyai divisi dan program hukum.

(Santo)