PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

PDS Jawa Timur Gelar Rapat Pimpinan Wilayah

rapimwilpds
Rapat Pimpinan Wilayah ke-1 PDS Jawa Timur

Surabaya – Sebulan pasca menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pada awal Maret lalu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Damai Sejahtera (PDS) Jawa Timur langsung tancap gas. Program pertama yang dilaksanakan adalah menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) ke-1.

Rapimwil yang digelar di Restoran King Garden (Ruko Gateway), Waru, Sidoarjo, pada Sabtu (24/4/2010) ini diikuti 28 dari 36 DPC PDS Kota/Kabupaten se-Jawa Timur. DPC yang absen diantaranya Kota Mojokerto, Kab.Malang, Kab.Kediri, Kab.Madiun, Kota Madiun, Kabupaten Pacitan, Kab.Ngawi, Kab.Gresik.

Meski awalnya berlangsung alot dan “panas”, namun Rapimwil yang dipimpin langsung oleh Ir. Marcus Remiasa, SE, M.Si selaku Ketua DPW  PDS Jawa Timur dengan anggota Agus Sutardi, SH (Wakil Ketua Bidang Bapilu), Herry Pelupesy (Bendahara), Simon Lekatompessy (Sekretaris) dan Frans Limbong, ST, M.Si (Wakil Ketua Bidang OKK) menghasilkan beberapa keputusan.

Diantaranya, mendukung pelaksanaan Munas ke-II PDS yang dilaksanakan pada 6-8 Mei 2010 di Manado, menyetujui perubahan AD dan ART PDS yang diseusiakan dengan kebutuhan, serta menyetujui jenjang pemilihan Pimpinan PDS mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Ranting (Kecamatan) sampai tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (Propinsi).

Tapi masukan-masukan selanjutnya dari DPC-DPC akan kami akomodir untuk kami perjuangkan pada Munas PDS yang akan digelar awal Mei mendatang,” kata Marcus yang juga Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur 2009-2015.

Seperti halnya, tambah Marcus, ada usulan untuk membentuk kepengurusan Dewan Pembina di struktur DPP PDS yang selama ini tidak ada serta adanya regenerasi di kepengurusan DPP PDS.

Ketika ditanya, perihal regenerasi di kepengurusan DPP PDS, dijelaskan Marcus adalah pergantian untuk Ketua Umum, Wakil Ketua dan Sekretaris.

Lalu, sosok siapa yang pantas untuk menduduki posisi tersebut? Marcus yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPW PDS Jatim (2006-2010), Marcus yang pernah menjabat Kepala Biro Litbang DPW PDS Jatim (2004-2006) dan Wakil Ketua DPW PDS Jatim (2002-2004) ini tidak mengelak untuk menyebutkan nama.

Mulai dari Ferry Regar untuk posisi Wakil Ketua  dan Sahat Sinaga untuk posisi Sekertaris. Sebelumnya, Ferry Regar menjabat Wakil Ketua dan Sahat Sinaga menjabat Ketua Bidang Organisi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPP-PDS.

Yang menarik, DPW PDS Jawa Timur juga punya usulan untuk sosok Ketua Umum PDS menggantikan Ruyandi Hutasoit. Sosok yang pantas, kata Marcus adalah Denny Tewu yang kini menjabat Wakil Ketua DPP PDS.

“Dan Pak Ruyandi Hutasoit kami nilai pantas untuk menjabat Ketua Dewan Pembina. Untuk itu, kami akan menyuarakan dalam Munas untuk membentuk struktur kepengurusan Dewan Pembina DPP PDS,” jelas Marcus yang juga seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta ternama di Surabaya.

Caretaker

Sementara itu, Marcus juga menjelaskan perihal tentang adanya caretaker untuk tiga Ketua DPC PDS, diantaranya untuk Kota Surabaya, Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Lamongan.

“SK untuk carteker tersebut sudah turun dan sudah kami sosialisasikan ke semua pengurus,” kata Marcus.

Perihal caretaker tersebut, dijelaskan Marcus, karena mengingat AD/ART Pasal 51 perihal larangan jabatan rangkap pengurus.

“Untuk Kota Surabaya, Ketua DPCnya sudah diplot untuk menduduki kepengurusan sebagai Sekertaris DPW dan Ketua Kabupaten Bojonegoro sekarang menjadi Bendahara DPW. Khusus untuk Ketua DPC Kabupaten Lamongan, dikarenakan masa jabatannya sudah habis,” jelas Marcus yang juga Sekertaris Fraksi Hanura Damai DPRD Propinsi Jawa Timur Periode 2009-2014.