PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Empat Gereja di Kota Bojonegoro Terendam Banjir

No Image

Bojonegoro, Pustakalewi.Net – Penghujung tahun 2007 sepertinya jadi malam yang mencekam bagi warga Kabupaten Bojonegoro. Betapa tidak, sejak tanggal 30 Desember praktis seluruh Ibu Kota Kabupaten Bojonegoro tenggelam. Luapan air yang mencapai ketinggian 2 meter itu membuat seluruh rencana yang ada dibenak warga untuk merayakan pergantian tahun praktis sirna.

Perasaan yang sama juga ada dalam benak umat Kristen yang ada di Kota Bojonegoro. Kegiatan ibadah dan perayaan tahun baru yang telah dipersiapkan dengan baik akhirnya batal dilaksanakan. Alih-alih mengadakan perayaan, banjir pun menerjang tanpa pandang bulu. Empat gereja, yakni GKI Bojonegoro yang terletak di Jl. Rajawali, Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Jl. Hayam Wuruk, GPdI Alfa Omega dan GMAHK Jl. Basuki Rahmat yang terletak di tengah kota sejak tanggal 30 Desember sampai siang ini masih terendam banjir. Ketinggian air rata-rata sedada orang dewasa.

Kenyataan ini membuat perih hati Pendeta Stefanus Semianta, pendeta GKI Bojonegoro yang bersedia mengajak kru Pustakalewi.net mengunjungi warga di pengungsian. Untuk membantu warga sekitar gereja, Pdt. Stefanus menggunakan perahu karet yang diperolehnya dari bantuan Sinode Wilayah GKI Jawa Timur.

Keberadaan perahu karet bantuan sinode wilayah itu sungguh bermanfaat untuk menyalurkan nasi bungkus yang telah disediakan posko yang didirikan BAMAG Kabupaten. Wilayah yang terisolir seperti Banjarrejo, Kalirejo, Ngeroworejo, Ledok, Kauman dapat dilayani.

Ketulusan dan kerelaan para hamba-hamba Tuhan se Kabupaten Bojonegoro mendapat apresiasi warga di pengungsian. Nasi bungkus sederhana yang terdiri dari nasi, sedikit mie, beberapa iris telur dadar dan setengah sendok teh sambal disambut bak hadiah tahun baru oleh banyak warga.

Saat kru Pustakalewi.Net mewawancarai warga yang dilayani posko BAMAG, mayoritas warga menyambut hangat dan senang karena nasi bungkus yang dibagikan masih hangat dan tampak bersih.

(Toga)