PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

KKR Pdt. Decky Pendowo Dihadiri 10 Ribu Orang

KKR Decky Pendowo

Surabaya, Pustakalewi.net – Luar biasa! Itu ungkapan yang keluar dari banyak undangan yang menghadiri Kebaktian Kebangunan Rohani Penyembuhan Ilahi Pdt. Decky Pendowo yang dilaksanakan pada hari Jumat petang (23/11). KKR yang dilaksanakan di gedung Jatim Expo yang berkapasitas dua belas ribu orang itu dipenuhi kurang lebih 10 ribu hadirin yang rindu mendapatkan kesembuhan dari Tuhan.

Sejak pembukaan yang dimulai pukul 18.00 WIB nuansa penuh hadirat Tuhan telah terasa saat puji-pujian dilantunkan. Para Worship Leader dengan sigap mengajak seluruh hadirin untuk bernyanyi sambil memuji kebesaran Tuhan sebagai dokter di atas segala dokter. Saat satu demi satu lagu dinyanyikan, para hadirin yang mengidap sakit berjalan ke depan dan mengambil tempat persis di depan panggung.

Setelah sesi penyembahan berakhir, Pdt. Decky Pendowo tampil di atas panggung. Tidak berapa lama kemudian, para perwakilan gembala dari beberapa gereja dan lembaga Kristen juga diajak untuk naik ke atas panggung mendampingi Pdt. Decky dalam menyampaikan dasar Firman Tuhan dalam KKR nya kali ini. Tampak hadir Pdt. Dwi dari Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Surabaya yang berdiri persis di belakang Pdt. Decky yang masih muda dari sisi usia ini.

“Bapak, ibu kekasih Tuhan, saya mengundang para hamba Tuhan yang ada di atas panggung ini bersama saya untuk sebagai saksi bahwa KKR ini bukan ditujukan untuk mengambil umat tetapi hanya untuk mendemonstrasikan kuasa Allah” ujar Decky yang sore hari itu tampil dengan kemeja panjang warna putih bergaris abu-abu dan celana hitam dan berdasi abu-abu.

Dengan gaya yang energik penuh semangat, Decky mengajak hadirin membuka kitab Yehezkiel yang memuat tentang kisah tulang-tulang yang berserakanpun dapat dipulihkan menjadi satu kembali. “Tiada yang mustahil bagi Tuhan, bapak-ibu sekalian” pekik Decky dengan lantang.

Saat mengupas renungannya, Decky dengan antraktif bergerak ke seluruh panggung. Gerakan-gerakannya yang energik khas anak muda itu berhasil membuat seluruh hadirin bersemangat. Ungkapan lirih “Amin…amin…dalam Nama Yesus….amin” terlontar secara bersamaan dari para hadirin saat Decky mengugah iman dan percaya mereka pada Kuasa Yesus menyembuhkan sakit penyakit yang mereka idap.

Ratusan orang mendapatkan Kesembuhan

Setelah membawakan dasar Firman kurang lebih 20 menit, Decky meminta para Worship Leader untuk membawakan puji-pujian. Tidak berapa lama kemudian, Pendeta Decky turun dari panggung dan langsung berjalan hilir-mudik di depan panggung. Gerakannya itu segera mendapat perhatian pengunjung.

Pertama-tama Decky berjalan ke sebelah kanan panggung yang kemudian diikuti empat orang yang mendapat tugas khusus untuk mendampingi Decky dalam melakukan doa penyembuhan. Setelah berjalan sekitar dua puluh meter, Decky berbalik dan berjalan ke pengunjung yang ada di sisi kiri panggung.

Sambil berjalan dari kanan dan kiri panggung, Decky dengan tatapan yang tegas, mengamati para pengunjung yang dalam posisi berdoa. Tiba-tiba Decky berhenti dihadapan seorang bapak tua yang tengah duduk di kursi roda. Decky segera memegang kepala bapak itu dan berdoa untuknya. Tidak berapa lama kemudian, Decky mengajaknya untuk bangkit berdiri. Bapak yang telah beberapa lama lumpuh itupun langsung bangkit berdiri dan berjalan mendekati Decky.

Keteguhan hati bapak tua itu akan pertolongan Tuhan mendapat apresiasi dari pengunjung yang menyaksikannya dari layar monitor. Tepuk-tangan dan pekikan akan kebesaran Tuhan keluar dari ribuan orang pengunjung.

Tidak berapa lama kemudian Decky bergegas ke seorang ibu yang tengah berbaring di kereta tandu. Setelah Decky berdoa dan menumpangkan tangan, tiba-tiba ibu itu bangkit dan berdiri menantang Decky dengan sorot mata yang tajam. Tiba-tiba ia seperti kerasukan. Decky tidak goyah. Dengan tatapan penuh yakin, Decky kembali tumpang-tangan atasnya. Setelah didoakan ibu, tiba-tiba jatuh terkulai. Para pendamping Decky dengan tangkas menangkap tubuh ibu itu dan membaringkannya di lantai.

Percaya tidak percaya, ada ratusan orang merasa mendapatkan kesembuhan atas penyakit yang dideritanya saat Decky hanya melintas di depannya. Hingga batas waktu yang ditentukan berakhir, para pengunjung masih ada yang bersedia menunggu kesempatan mendapatkan jamahan Tuhan melalui pendeta muda yang berkharisma itu.

(Ps/Tg/Win)