PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Profil Lembaga Pelayanan: Sie Kerohanian Kristen (SKK) FISIP Universitas Airlangga

Sie Kerohanian Kristen merupakan salah satu Badan Semi Otonom (BSO) yang berada di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Universitas Airlangga. Terbentuk pada awal tahun 1980-an dengan inisiatif dari anak-anak Kristen di lingkungan Universitas Airlangga. Berdirinya SKK juga mendapat sokongan dari UK3 sebagai UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa)  Kristen di Universitas Airlangga.

Sebagai informasi tambahan, pada awal berdirinya Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FISIP), tidak hanya mewadahi jurusan-jurusan ilmu sosial politik, tapi juga mencakup jurusan Sastra dan Psikologi. Keberadaan SKK FISIP saat itu juga mencakup mahasiswa Kristen dari FISIP, Sastra, dan Psikologi. Seiring dengan perkembangan keilmuan yang semakin terspesifikasi sekaligus terspesialisasi, Universitas Airlangga mempunyai kebijakan untuk memecah jurusan Sastra dan Psikologi dari FISIP dengan mendirikan suatu fakultas tersendiri.

Tapi tidak demikian halnya dengan persekutuan mahasiswa Kristen, meskipun terpisah menjadi tiga fakultas, mereka masih tetap terhimpun dalam wadah yang sama. Nama yang populer bagi perkumpulan itu adalah Perdofis (Persekutuan Doa Fisip, Sastra, dan Psikologi). Perdofis mempunyai agenda tetap persekutuan doa bersama setiap hari Sabtu pagi di belakang perpustakaan pusat Kampus B Universitas Airlangga.

Seiring berjalannya waktu, Perdofis mulai kurang bisa mengakomodasi semua pihak, khususnya bagi mahasiswa FISIP, ini terlihat dari sangat sedikit dan jarang sekali dari mereka yang terlibat dalam pelayanan dan kegiatan-kegiatan Perdofis. Popularitas Perdofis di lingkungan FISIP mulai memudar, begitu pula kegiatan-kegiatannya sebagian vakum karena kekurangan mahasiswa yang tergerak ikut dalam pelayanan di kampus. Ini tentu keadaan yang menjadi keprihatinan semua pihak, sangat disayangkan apabila talenta mahasiswa FISIP yang terkenal progresif dalam pemikiran dan sangat plural dalam pergaulan ini hanya dihabiskan di partai politik mahasiswa atau ormek-ormek yang semakin mengakar kuat di sana.

Berlatar belakang keadaan tersebut dan didorong kerinduan mahaiswa Kristen FISIP, maka muncul ide pemisahan Perdofis menjadi SKK-SKK di masing-masing fakultas. Dimaksudkan masing-masing SKK ini bisa menjadi wadah yang konsentrasi untuk melayani sesuai bidang keilmuan di FISIP, Sastra, maupun Psikologi.

Akhirnya pada 19 April 2007, mahasiswa-mahasiswi Kristen FISIP, secara resmi mendeklarasikan berdirinya SKK FISIP Universitas Airlangga, ditandai dengan mengadakan persekutuan doa bersama perdananya, dihadiri oleh Bpk. Krisnugroho sebagai pembimbing, dan Pdt. Chrysta Andrea sebagai dosen agama Kristen di FISIP. Sampai Juni 2007, SKK sudah banyak mengadakan kegiatan-kegiatan pelayanan rutin, seperti persekutuan doa, diskusi bersama, pendalaman Alkitab, dan tak lupa ramah tamah dengan pemeluk agama lain di lingkungan FISIP. Dan yang paling menggembirakan adalah besarnya animo mahasiswa Kristen FISIP untuk mengikuti kegiatan-kegiatan SKK ini. Dalam satu kegiatan jumlah yang hadir mencapai lebih dari 20-an orang.

Kepengurusan yang baru terbentuk ini memang masih sederhana, tapi sistem organisasional yang rapi mulai dibudayakan. Dengan dipimpin oleh ketua sekarang, Lea Carolina Kalengkongan (Hubungan Internasional 2006), SKK terbagi menjadi tiga divisi, internal, eksternal, dan pengembangan sumber daya manusia (PSDM). Keberadaan tiga divisi utama ini diharapkan mampu menjalankan visi organisasi, yaitu “Mahasiswa Kristen yang bertumbuh dalam iman dan intelektual”.

Masing-masing divisi ini juga punya tugas untuk menjabarkan misi-misi organisasi. Divisi internal misalnya, punya misi untuk membangun kerohanian mahasiswa lewat kegiatan PA (Pendalaman Alkitab) maupun PD (Persekutuan Doa) yang rutin diadakan setiap bulan. Sementara itu, divisi eksternal membawa misi konsolidasi mahasiswa Protestan dan Katolik di lingkungan FISIP serta menjalin hubungan baik dengan pemeluk agama lain. Divisi PSDM lebih menekankan pengembangan intelektual serta minat bakat, yaitu dengan misi mengembangkan kesadaran kritis mahasiswa Kristen melalui kegiatan diskusi dan mengembangkan talenta mahasiswa di bidang seni dan olahraga.

Selain visi dan misi, anak-anak Tuhan yang tergabung dalam SKK ini mempunyai motto yang menjadi dasar pelayanan mereka, yaitu: “progresif, pluralis, kritis, dan konstruktif”. Progresif yaitu mahasiswa Kristen FISIP harus selalu bertumbuh dan mengalami kemajuan dalam pengenalannya akan Tuhan. Tidak melupakan unsur pluralis dalam menjalin hubungan, baik dengan sesama pemeluk Kristen (interdenominasi) maupun dengan pemeluk agama lain. Ini sangat penting mengingat sangat beragamnya arus pemikiran dan ideologi di kampus oranye FISIP yang harus diakui dan dihormati keberadaannya untuk menciptakan suasana yang harmonis dan ilkim akademis yang kondusif.

Sikap kritis juga perlu ditumbuhkan di pikiran mahasiswa Kristen. Bersikap kritis masih merupakan sesuatu yang “mewah” di negeri ini, tak terkecuali di kalangan mahasiswa Kristen. Sikap kritis bukan merupakan simbol “kesombongan akademis”, tapi merupakan wujud kepedulian akan fenomena yang muncul di sekitarnya. Oleh karena itu sikap kritis perlu dibarengi pemikiran yang konstruktif (membangun) dalam proses menuju segala hal yang lebih baik sesuai terang Firman Tuhan.

(Santo/Yosie)