PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Perayaan Natal 2006 Umat Kristiani Pemkot Surabaya

Balai Kota Surabaya 2

Surabaya, Pustakalewi.net – “Berjalan dalam Cahaya Terang Ilahi”, hal inilah yang diusung sebagai tema utama dari perayaan Natal 2006 dan tahun baru 2007 umat Kristiani di pemerintahan kota Surabaya yang diadakan di Graha Sawunggaling, gedung Pemkot Surabaya, Sabtu (13/1) siang. Perayaan Natal dan Tahun Baru ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun sebagai wadah bagi seluruh umat Kristiani baik Kristen maupun Katholik di sana.

Perayaan ini juga tak luput dari perhatian beberapa “pembesar” di kalangan Pemkot Surabaya yang menyempatkan hadir seperti Walikota dan Ketua DPRD Kota Surabaya.

Kegiatan ini sendiri dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama adalah sesi ibadah sedangkan sesi kedua adalah perayaan. Dalam sesi pertama dibuka dengan doa pembukaan oleh Pdt. Retnawangsa Bawana, M.Div. Kemudian ibadah diisi dengan puji-pujian dan paduan suara dari GPIB Cahaya Anugerah dan GPIB Maranatha.

Dari kalangan umat Kristiani pemkot sendiri juga turut menyemarakkan acara dengan persembahan vocal group, seperti dari dinas kesehatan dan keluarga Dr. Poli. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan Firman Tuhan dan Khotbah yang disampaikan oleh Dr. Ruyandi Hutasoit, SP.U.  Dalam khotbahnya tersebut, ditekankan mengenai pentingnya menjadi garam dan terang dunia bagi umat Kristiani.

Suasana khidmat terasa ketika memasuki sesi kedua dimana diadakan penyalaan lilin dan diiringi oleh lagu Malam Kudus, yang merupakan “ritual wajib” dalam setiap perayaan Natal. Kemudian dilanjutkan pula dengan pesan natal oleh Romo Eko Budi Susilo. Acara ditutup dengan doa penutup oleh Ketua BAMAG Kota Surabaya dan tak lupa lagu “wish you a merry Christmas” dikumadangkan sebagai peringatan lahirnya Kristus ke dunia.

Salah satu panitia yang ditemui oleh Pustakalewi.Net ketika berlangsungnya acara mengatakan bahwa perayaan Natal di kalangan Pemkot Surabaya ini merupakan agenda tahunan yang wajib dilakukan. Persiapannya sendiri diadakan melalui Persekutuan Doa (PD) di kalangan pegawai Pemkot yang diadakan tiap minggu pertama dan ketiga setiap hari Jum’at. “Persiapan efektif kami untuk menyelenggarakan acara Natal dan Tahun Baru ini sekitar dua bulan”, demikian tambahnya.