Rabu, 26 September 2018 02:55:08 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 260
Total pengunjung : 423305
Hits hari ini : 2037
Total hits : 3900347
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kreasi Modern Pertunjukan Seni Wayang Di UK Petra






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 06 Desember 2017 20:05:25
Kreasi Modern Pertunjukan Seni Wayang Di UK Petra

Surabaya,Pl.com-Wayang merupakan budaya khas lokal nusantara, tetapi pagelaran wayang menggunakan overhead projector (OHP) mungkin terasa unik dan kreatif.

13 mahasiswa Program English for Creative Industry (ECI) UK Petra angkatan 2015 menampilkan Overhead Projectplay, suatu pertunjukan wayang modern mengenai cerita rakyat Indonesia pada, Selasa (5/12).

Teknologi lama, overhead projector memang memiliki keterbatasan, tapi bukan berarti usang dan percuma.

Justru keterbatasan tersebut bisa memunculkan kreativitas para penggunanya untuk menciptakan sesuatu yang memukau bahkan untuk ukuran zaman sekarang.

“Ini merupakan project Ujian Akhir Semester (UAS) kelas mata kuliah Theatrical Desain dan adalah salah satu bentuk pembelajaran yang baru dan aplikatif. Mahasiswa diminta untuk menguasai tidak hanya desain bentuk, namun juga prinsip tata cahaya yang pas, serta teknik menampilkan efek yang mereka mau sesuai dengan ceritanya. Semuanya harus selaras dan memiliki kesatuan artistik,” ungkap Stefanny Irawan, S.S., M.A. selaku dosen mata kuliah ini.

Para mahasiswa memilih sendiri cerita rakyat yang akan ditampilkan dan mengerjakan segala persiapan yang dibutuhkan.

Dibagi menjadi empat kelompok, mereka akan memainkan empat cerita rakyat Indonesia yaitu Legenda Batu Menangis, Legenda Danau Toba, Roro Jonggrang dan Keong Mas.

Tetap menggunakan bahasa Inggris, penampilan wayang modern ini disajikan sangat apik.

Masing-masing kelompok akan menyajikan tampilan berdurasi 10 menit yang mendetail meski hanya dengan menggunakan bahan sederhana seperti plastik mika dan kertas.

“Tugas kali ini sangat menantang. Sulit sebab menuntut daya kreativitas kami semua. Yang paling sulit itu saat memastikan bayangannya pas saat ditampilkan di layar OHP. Prosesnya cukup lama, setelah project akhir diumumkan, kami segera mencari ide dari berbagai sumber. Ada tahapan yang harus kami siapkan mulai dari menulis naskah, membuat storyboard, merancang slide yang dibutuhkan hingga berlatih. Setiap hari selama dua minggu lamanya kelompok kami konsentrasi menyiapkan puppet ini,” urai Jessica Azalea, seorang mahasiswi perwakilan dari kelompok yang mengambil cerita Legenda Batu Menangis.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mengembalikan daya tarik budaya nasional di mata bangsa Indonesia.

“Disadari atau tidak, pesatnya perkembangan teknologi membuat hal-hal yang ketinggalan zaman menjadi dianggap tidak keren. Cerita rakyat ini salah satunya, dianggap cerita anak-anak yang tidak lagi menarik untuk diingat ketika kita dewasa. Sebagai bangsa yang kaya budaya, kita tidak boleh membiarkan hal ini terjadi. Semoga dengan hadirnya kisah-kisah rakyat Indonesia melalui pendekatan yang unik ini, kita semua khususnya generasi muda, tidak akan melupakan budaya Indonesia,” tutup Stefanny.(red/ibs)

dilihat : 136 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution